Dinas Pasar Sleman Revitalisasi Kawasan Pasar Monjali Menjadi Galeri Handicraft dan Kuliner

BATU PERTAMA - Bersama PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk., pada Kamis (2/4/2015), Dinas Pasar Kabupaten Sleman mengadakan seremonial peletakan batu pertama pembangunan galeri handicraft dan kuliner di  Kawasan Monjali. (Foto: Dinas Pasar Kabupaten Sleman)
BATU PERTAMA – Bersama PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk., pada Kamis (2/4/2015), Dinas Pasar Kabupaten Sleman mengadakan seremonial peletakan batu pertama pembangunan galeri handicraft dan kuliner di Kawasan Monjali. (Foto: Dinas Pasar Kabupaten Sleman)

Sleman, JOGJADAILY ** Dinas Pasar Kabupaten Sleman merevitalisasi Kawasan Pasar Monjali menjadi galeri kerajinan tangan (handicraft) dan kuliner. Langkah strategis tersebut untuk memperluas pemasaran produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) memanfaatkan sarana pengembangan pasar.

Bersama PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk., pada Kamis (2/4/2015), Dinas Pasar Kabupaten Sleman mengadakan seremonial peletakan batu pertama pembangunan galeri handicraft dan kuliner di Kawasan Monjali.

Galeri dibangun atas kerja sama Dinas Pasar Kabupaten Sleman sebagai pengelola Pasar Monjali yang bertanggung jawab dalam pengelolaan galeri, UMKM DC sebagai pelaksana, dan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk. sebagai bapak angkat dari para UMKM DIY. Sinergi ini membantu optimalisasi potensi pasar bagi para UMKM dan pelaku usaha di kawasan Sleman dan sekitarnya.

“Galeri ini dibangun agar masyarakat dapat lebih mudah mengakses produk-produk UMKM, khususnya di daerah Kabupaten Sleman. Hal ini merupakan wujud triplehelic dari masyarakat, dunia usaha, dan pemerintah,” ujar Kepala Dinas Pasar, Tri Endah Yitnani, seperti dirilis Humas Dinas Pasar Sleman.

Ia mengharapkan masing-masing pihak dapat mengambil porsi, sehingga dalam pelaksanaan nanti dapat berjalan harmonis.

Peningkatan Kualitas

Pada acara seremonial tersebut, UMKM DC memberikan penjelasan kepada para pelaku UMKM Sleman untuk ikut berpartisipasi dalam peningkatan kualitas produknya. Hal ini bertujuan menaikkan ketertarikan masyarakat terhadap galeri yang akan dibangun serta membuktikan bahwa kualitas produk Indonesia, khususnya Kabupaten Sleman, dapat bersaing dengan produk asing.

Acara dihadiri dinas instansi pembina JKM Kabupaten Sleman, Camat Ngaglik, Lurah Sariharjo, dan UMKM DC yang nanti menjadi mitra pengelola tempat tersebut.

“Kawasan Monjali ini merupakan daerah yang strategis dan merupakan lahan produktif untuk masyarakat. PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk. mempunyai kepedulian yang tinggi terhadap kemandirian para UMKM. Semoga kerja sama ini dapat memberikan manfaat dan berlangsung lama,” tutur perwakilan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk.

Pada 2012, jumlah UMKM di Daerah Istimewa Yogyakarta sebanyak 203.995 pengusaha dengan omset mencapai Rp2.104.334.850, sementara pada 2011 masih berkisar 201.975 pengusaha. Di antaranya terdiri dari 58.363 bergerak di bidang perdagangan, 55.496 di bidang pertanian, 43.976 di bidang aneka jasa, dan 46.160 di bidang pengolahan.