Kampung Wisata Kawi Gesang, dari Jemparingan hingga Outbound Ala Pendekar

Kampung Wisata Kawi Gesang. (Foto: Humas Pemkab Sleman)
Kampung Wisata Kawi Gesang. (Foto: Humas Pemkab Sleman)

Turi, JOGJADAILY ** Kecamatan Turi Kabupaten Sleman tengah bergiat destinasi wisata. Kali ini, Dusun Sangurejo Desa Wonokerto yang menyajikan Kampung Wisata Kawi Gesang. Pengunjung dapat menikmati rupaneka budaya lokal berikut wisata alam yang menantang.

“Kawi Gesang mengembangkan kearifan lokal dengan mengangkat potensi budaya setempat sebagai daya tarik tersendiri bagi para wisatawan,” ujar Ketua Kampung Wisata Kawi Gesang, Andi Jayaprana, Senin (21/3/2016), dirilis Humas Pemerintah Kabupaten Sleman.

Ia memaparkan, rencananya, Silat Tradisi Mataram, Jemparingan atau olahraga panahan tradisional Mataram, kesenian Badui, serta pagelaran kesenian lain akan rutin digelar.

“Diharapkan dapat menarik wisatawan untuk berkunjung,” tutur Andi.

Selain kesenian dan budaya, sambungnya, wisata alam seperti embung, Treking Kali Aji, dan outbound ala ‘Pendekar’ serta potensi lokal dalam bidang pertanian dan perkebunan dengan wisata petik salak dan wisata tanam padi melengkapi fasilitas di desa wisata yang dikelola warga Sangurejo tersebut.

Padukuhan Sangurejo berluas 38,41 Ha merupakan kawasan prioritas terpilih Desa Wonokerto Kecamatan Turi berdasarkan program Penataan Lingkungan Berbasis Komunitas (PLBK), termasuk dalam kategori Permukiman Padat, Kumuh, dan Miskin.

Berkat program PLBK, Padukuhan Sangurejo memiliki dokumen Rencana Tindak Penataan Lingkungan Permukiman (RTPLP) tahun 2015-2019 yang disusun Tim Inti Perencanaan dan Pemasaran Desa Wonokerto yang kemudian menyusun konsep perencanaan pengembangan potensi lokal secara terpadu baik sumberdaya alam, pertanian, sosial budaya, serta lingkungan permukiman untuk mewujudkan Sangurejo sebagai desa wisata.

Wisata Alam

Pada kesempatan sama, Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun, mewakili Bupati Sleman mengungkapkan, keberadaan Kawi Gesang sangat mendukung upaya Pemerintah Kabupaten Sleman dalam mengembangkan pariwisata, terutama wisata alam.

“Mengingat pada saat ini, para wisatawan sedang menggemari wisata lingkungan atau kembali ke alam,” ucapnya.

Peluang ini, lanjutnya, merupakan kesempatan sangat strategis untuk mengembangkan potensi yang ada di Dusun Sangurejo dan sekitarnya.

Wakil Bupati memaparkan, optimalisasi potensi wisata di Kabupaten Sleman terbukti telah memberikan dampak positif terhadap animo wisatawan, baik domestik dan mancanegara, untuk berkunjung ke Kabupaten Sleman.

“Hal ini terlihat dari peningkatan jumlah wisatawan. Pada tahun 2014, jumlah wisatawan yang berkunjung sebanyak 4.132.933 jiwa, meningkat menjadi 5.214.914 jiwa di tahun 2015,” ungkap Wabup.