Produksi Pangan Rumah Tangga Berkualitas Mampu Tingkatkan Kesejahteraan Warga

Ana Haryadi dalam Penyuluhan Keamanan Pangan Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta. (Foto: Coki Anwar)
Ana Haryadi dalam Penyuluhan Keamanan Pangan Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta. (Foto: Coki Anwar)

Mergangsan, JOGJADAILY ** Produksi pangan rumah tangga yang berkualitas mampu meningkatkan kesejahteraan, di samping menyehatkan. Keamanan pangan dalam proses produksi pangan rumah tangga sangatlah penting.

Hal tersebut disampaikan Ketua Tim Penggerak PKK Kota Yogyakarta, Tri Kirana Muslidatun, Rabu (23/3/2016), dalam Penyuluhan Keamanan Pangan Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, di Hotel Gallery, Prawirotaman, Brontokusuman.

“Pangan yang bermutu dan aman dapat dihasilkan dari dapur rumah tangga maupun dari industri  pangan. Oleh karena itu, industri pangan memegang peran penting dalam beredarnya pangan yang memenuhi standar mutu dan keamanan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah,” ujarnya.

Ia menuturkan, dengan menghasilkan pangan bermutu dan aman untuk dikonsumsi, kepercayaan masyarakat niscaya akan meningkat dan industri pangan yang bersangkutan akan berkembang pesat.

“Dengan berkembangnya industri pangan yang menghasilkan pangan bermutu dan aman untuk dikonsumsi serta sudah mendapatkan izin kelayakan maka produk pangan rumahan ini akan meluas pangsa pasarnya. Tidak hanya di pasar tradisonal saja, akan tetapi juga dapat dipasarkan di hotel-hotel dan supermarket. Dengan demikian, pelakunya dapat terangkat secara ekonomi,” terang Bu Ana Haryadi, begitu ia akrab disapa.

Kepala Bidang Regulasi dan PSMK Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, Emma Rahmiaryani, menambahkan, penyuluhan keamanan pangan membahas keamanan pangan, di antaranya pencemaran pada pangan, bahan berbahaya pada pangan, bahan tambahan pangan, serta peraturan terkait pangan.

“Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan bekal kepada para pelaku usaha pangan di Kota Jogja agar mampu memproduksi pangan yang aman, higienis, bermutu, bergizi, dan tidak bertentangan dengan agama, keyakinan dan budaya masyarakat,” jelasnya.

Peran Dasawisma

Pada Peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-44 DIY 2016, Gubernur DIY Sultan Hamengku Buwono X, Dasawisma dapat menjadi ujung tombak pelaksanaan Sepuluh Program Pokok PKK dan program pemerintah.

Dasawisma adalah kelompok terkecil kelompok Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) yang berperan strategis mewujudkan keluarga sejahtera.

Seluruh upaya Gerakan PKK harus diarahkan pada terwujudnya kehidupan keluarga yang lebih maju, mandiri, bahagia, sehat, dan sejahtera.

Hal ini tecermin dalam suasana kehidupan keluarga yang saling asih, asah, dan asuh sebagai norma dasar terwujudnya keharmonisan kehidupan keluarga yang didukung kehidupan sosial ekonomi memadai.