SIDEWO, Sistem Informasi Desa Wonokerto untuk Pelayanan Efektif dan Efisien

Peresmian Sistem Informasi Desa Wonokerto (SIDEWO) Turi Sleman. (Foto: Humas Pemkab Sleman)
Peresmian Sistem Informasi Desa Wonokerto (SIDEWO) Turi Sleman. (Foto: Humas Pemkab Sleman)

Turi, JOGJADAILY ** Bupati Sleman Sri Purnomo meresmikan penggunaan Sistem Informasi Desa Wonokerto (SIDEWO) Turi, Selasa (1/3/2016) di Balai Desa setempat. Pemanfaatan Teknologi Informasi merupakan hal wajib dalam pelaksanaan pemerintahan efektif dan efesien.

“Pemerintah di semua lini, termasuk Pemerintah Desa, harus semakin berinovasi mengembangkan sistem pemerintahan yang cerdas, dengan penerapan e-government dalam pengelolaan pemerintahan di segala sektor,” ujar Bupati Sri Purnomo, dirilis Humas Pemerintah Kabupaten Sleman.

Ia menjelaskan, hadirnya Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa mengamanatkan peran aktif pemerintah di semua lini dari pusat hingga pemerintah desa untuk mengembangkan Sistem Informasi Desa, yakni Sistem Informasi yang berbasis pada Teknologi Informasi dan Komunikasi.

“Mempersingkat alur birokrasi yang selama ini dianggap menjadi suatu penghambat bagi percepatan pelayanan, dan menghilangkan kesenjangan antara Pemerintah, dan masyarakat dalam hal keterlibatan dalam Pembangunan, serta meningkatkan fungsi kontrol masyarakat terhadap pemerintah, adalah hal yang harus segera diwujudkan,” tandasnya.

Hal ini, sambungnya, tidak terlepas dengan kuatnya arus globalisasi dan semakin pesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang menjadikan masyarakat semakin dinamis dan semakin berpikir kritis.

“Diresmikannya Sistem Informasi Desa Wonokerto ini merupakan salah satu wujud inovasi yang dilakukan Pemerintah Desa Wonokerto, yang layak ditiru oleh pemerintah desa yang lain,” ucap Sri Purnomo.

Menurutnya, upaya Pemerintah Desa wonokerto sejalan dengan visi dan misinya dalam mengemban amanah memimpin Pemerintah Kabupaten Sleman, yakni mengantarkan masyarakat Sleman yang lebih Sejahtera, Mandiri, Berbudaya, dan terintegrasikannya sistem E-Goverment menuju smart regency pada tahun 2021.

Smart regency atau Kabupaten cerdas semakin terwujud apabila didukung oleh tumbuhnya smart village atau desa cerdas di 86 desa di Kabupaten Sleman. Bupati Sri Purnomo menilai, salah satu ciri smart village adalah pemanfaatan Sistem Informasi Desa, sebagaimana Sistem Informasi Desa Wonokerto.

Bupati mengharapkan Sistem Informasi Desa memuat pula potensi yang dimiliki oleh desa, baik sumberdaya alam, potensi wisata pertanian, dan lainnya, sehingga masyarakat luar Sleman bisa langsung tertarik untuk datang berkunjung ke Desa Wonokerto.

Kontrol Masyarakat

Kepala Desa Wonokerto Tomon Haryo Wirosobo berharap, kemudahan pelayanan dengan SIDEWO dapat dimanfaatkan masyarakat, khususnya pelayanan cepat, tepat, dan akurat.

Sistem ini memberikan informasi bidang pembangunan, pemerintahan, kemasyarakatan dan pemberdayaan masyarakat baik yang sudah terlaksana, sedang dilaksanakan, dan yang akan dilaksanakan.

“Masyarakat dapat melakukan kontrol terhadap jalannya pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan dan potensi masyarakat setempat,” ucapnya.