Kampung Wisata Kota Yogyakarta, Destinasi Baru Penyangga Kampung Budaya

Parade Bergada pada Pembukaan Gelar Potensi Kampung Wisata 2016 di Museum Benteng Vredeburg, Jumat (2/9/2016) (Foto: Astama Izqi Winata)
Parade Bergada pada Pembukaan Gelar Potensi Kampung Wisata 2016 di Museum Benteng Vredeburg, Jumat (2/9/2016) (Foto: Astama Izqi Winata)

Gondomanan, JOGJADAILY ** Kampung wisata diharapkan menjadi ikon baru yang mampu mendorong geliat pertumbuhan pariwisata di kota Yogyakarta.

“Kehadiran kampung wisata menjadi sesuatu yang sangat strategis bagi pembangunan Kota Yogyakarta, khususnya pembangunan pada sektor pariwisata,” kata Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemerintah Kota Yogyakarta, Aman Yuriadijaya, Jumat (2/9/2016), pada Pembukaan Gelar Potensi Kampung Wisata 2016 di Museum Benteng Vredeburg.

Dinas Pariwisata dan Kebudayaaan Kota Yogyakarta menggelar acara tersebut bertujuan sebagai ajang pengenalan kampung wisata kepada masyarakat.

Sejumlah kampung wisata menampilkan bergada dengan ciri khas masing-masing.

“Bergada kampung wisata menunjukkan bahwa bergada ini adalah pengawal kampung wisata Yogyakarta. Menunjukkan bahwa kampung wisata siap menjadi fondasi kampung budaya di Kota Yogyakarta,” jelas Aman.

Selain menjadi simbol kampung wisata, bergada kampung wisata diharapkan menjadi daya tarik bagi wisatawan asing maupun domestik.

“Bergada menunjukkan bahwa budaya adalah ukuran yang sangat luar biasa bagi kepentingan pariwisata,” imbuhnya.

Pembukaan Gelar Potensi Kampung Wisata berhasil meraup perhatian masyarakat. Sebanyak 15 bergada tampil mewakili masing-masing kampung wisata. Selain karnaval bergada, acara dimeriahkan dengan lomba fotografi, seminar motivasi, lomba reportase pelajar, pentas seni kampung wisata, serta pemilihan Mas dan Mbak Kampung Wisata.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Obyek dan Daya Tarik Wisata Disparbud, RM. Budi Santoso, menjelaskan, Gelar Potensi Kampung Wisata adalah sarana untuk memperkenalkan keberadaan kampung wisata, serta untuk memperkenalkan produk-produk hasil kampung wisata.

Tiga Komponen Kampung Wisata

Dalam kesempatan berbeda, Walikota Yogyakarta, Haryadi suyuti, menekankan tiga komponen utama yang harus dijunjung kampung wisata, yakni bersih, tertib, dan aman. Apabila ketiga komoponen itu dapat diterapkan dengan baik, pihaknya optimis kampung wisata akan menarik banyak wisatawan.

“Selain pelayanan yang bagus, kampung wisata juga harus bersih, tertib, dan aman. Dengan katiga unsur itu, Kota Yogyakarta akan menjadi kota yang nyaman bagi wisatawan,” jelas Haryadi.

Kampung wisata, lanjutnya, harus bersih, baik dari sisi lingkungan dan kesehatan. Untuk mengantisipasi kelangkaan barang, kampung wisata harus memperhatikan persediaan barang. Ketertiban juga merupakan unsur yang tidak bisa ditinggalkan, meliputi tertib daerah milik jalan, tertib bangunan, tertib usaha, tertib lingkungan, dan tertib sosial.