Cetak 232 Wisudawan, STTA Siap Kawal Industri Dirgantara

Prosesi Wisuda Periode ke-10 Sekolah Tinggi Teknologi Adisucipto (STTA) Yogyakarta. (Foto: Humas STTA Yogyakarta)
Prosesi Wisuda Periode ke-10 Sekolah Tinggi Teknologi Adisucipto (STTA) Yogyakarta. (Foto: Humas STTA Yogyakarta)

Banguntapan, JOGJADAILY ** Sekolah Tinggi Teknologi Adisucipto (STTA) Yogyakarta menggelar rapat senat terbuka dalam rangka wisuda Sarjana tahun 2016, selasa (11/10). Mengambil tempat di Gedung  Sabang Merauke AAU, prosesi wisuda periode ini dipimpin langsung oleh Wakasau Marsdya TNI Hadiyan S. mewakili Kasau selaku Ketua Pembina Yayasan TNI AU (Yasau) didampingi Ketua STTA Marsekal Muda TNI (Purn) Ir Drs T Ken Darmastono MSc.

Pada periode ke-10 ini STTA berhasil mencetak 232 lulusan orang yang terdiri dari prodi Studi Teknik Penerbangan 116 wisudawan, prodi Studi Teknik Informatika 53 wisudawan, Studi Teknik Mesin 24 wisudawan, Studi Teknik Industri 25 wisudawan, Teknik Elektro 14 wisudawan. Dari jumlah tersebut, 27 wisudawan dinyatakan lulus dengan predikat cum laude. Hingga periode ke-10 ini, total sudah ada 1700 alumni.

Dalam sambutan resminya yang dibacakan oleh Wakasau Marsdya TNI Hadiyan S. Kasau menekankan pentingnya menerapkan ilmu dalam sendi-sendi kehidupan masyarakat. “Wisuda ini hakikatnya baru awal sebuah pengabdian yang perlu dibuktikan dengan tindakan nyata untuk kepentingan masyarakat bangsa dan negara,” paparnya.

Menurutnya Kalau Iptek yang kini telah dimiliki tidak dimanifestasikan kedalam aksi sosial maka nilainya akan luntur. Iptek merupakan kekuatan intelektual manusia, kekuatan ini akan bernilai tinggi apabila digunakan untuk kepentingan kemanusiaan dan kemaslahatan sosial.

Kasau juga menyampaikan pesan moral kepada para wisudawan. Ia berharap lulusan STTA mampu  menjadi agen kejujuran dan kebenaran.  “Dengan demikian ilmu kesarjanaan yang diraih dapat memberikan manfaat dan kemaslahatan untuk masyarakat banyak,” sambungnya.

Tampil sebagai lulusan terbaik Prodi Teknik Elektro adalah Bagus Made Arisudana (IPK) 3,67, Prodi Teknik Industri Agatha Pamula Aditya (IPK 3,78), Prodi Teknik Informatika Puspa Ira Dewi Candra Wulan (IPK 3,97), Prodi Teknik Mesin Angga Satria (IPK 3,73) dan Prodi Teknik Penerbangan diraih Agus Nur Rohmat (IPK 3,97).

Peluang Kerja

Sementara itu Wakil Ketua I, Gunawan mengatakan sejauh ini STTA telah menjalin kerjasama dengan beberapa perusahaan penerbangan. Hal ini ditempuh untuk memberikan peluang kerja bagi para lulusan. “Semoga STTA semakin diminati industri dirgantara. Selama ini banyak lulusan STTA bekerja di BUMN maupun kementerian,” paparnya.

Salah satunya adalah dengan PT. Garuda Maintenance Facility (GMF) AeroAsia. Salah satu bentuk kerjasamanya adalah membuka program D3 Aeronautika. Lulusan program ini langsung mendapatkan ijasah D3 sekaligus basic certificate. “Sehingga benar-benar siap bekerja, memiliki kompetensi yang sesuai dan bersertifikat  yang diakui secara internasional,” sambungnya.

PT. Garuda Maintenance Facility (GMF) sambungya, membutuhkan banyak lulusan untuk bekerja sebagai AMTO (Aircraf Maintenance Training Organization) tentunya dengan gaji dan fasilitas yang menarik. “Diperkirakan GMF akan terus kekurangan tenaga kerja hingga tahun 2025 mendatang,” tandasnya.

4 thoughts on “Cetak 232 Wisudawan, STTA Siap Kawal Industri Dirgantara

Comments are closed.