17 Tahun Tidak Dilaksanakan, Bupati Bantul Kembali Aktifkan Upacara Bendera Setiap Tanggal 17

DIARAK – Usai acara Serah Terima Jabatan, Bupati dan Wakil Bupati Bantul periode 2016-2021 diarak dengan gerobak sapi. (Foto: Pemkab Bantul)

Bantul, JOGJADAILY.COM ** Setelah 17 tahun tidak dilaksanakan, kini Upacara Bendera setiap tanggal 17 kembali diaktifkan. Upacara bendera dapat dijadikan sebagai momentum pemerkokoh rasa nasionalisme dan wawasan kebangsaan.

Dasar pelaksanaan Upacara Bendera adalah Hasil Rapat Koordinasi 6 Januari 2017 di Ruang Rapat Sekda Kabupaten Bantul. Isinya, setiap tanggal 17 pada bulan bersangkutan diselenggarakan Upacara Bendera di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bantul. Di tingkat kecamatan, upacara bendera dikoordinasi oleh Camat, dengan peserta upacara melibatkan Lurah, Pamong Desa, dan ASN di lingkungan masing-masing.

“Upacara bendera setiap tanggal 17 yang beberapa tahun tidak dilaksanakan, mulai tahun ini diaktifkan lagi, hingga tingkat kecamatan. Bahkan suatu saat saya akan memimpin upacara bendera di tingkat kecamatan,” ujar Bupati Bantul, Suharsono, saat memimpin upacara bendera di Lapangan Paseban Bantul, Selasa (17/1/2017), dirilis Pemerintah Kabupaten Bantul.

Bupati berharap, upacara bendera dapat dilaksanakan secara rutin setiap bulan, hingga di tingkat kecamatan, serta dapat dijadikan sebagai momentum untuk memperkokoh rasa nasionalisme dan wawasan kebangsaan bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Bantul.

“Saya berharap, hal tersebut akan menjadi pendorong lahirnya suatu Korps Pegawai Pemerintah Kabupaten Bantul yang mempunyai kesadaran sosial, jiwa kesatuan, rasa kesetiakawanan, solidaritas, serta kebanggaan akan tugasnya sebagai abdi masyarakat,” tuturnya.

Kepada seluruh pengelola kegiatan, Bupati meminta supaya lebih cermat dan transparan. Dengan demikian, semakin menumbuhkan kepercayaan masyarakat kepada pemerintah, sehingga semakin mendukung suksesnya pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Bantul.

“Saat ini, kita berada di awal Tahun Anggaran 2017, yang juga merupakan awal dari pelaksanaan kelembagaan baru. Namun demikian, walaupun masih di awal tahun, kita tetap harus bekerja lebih keras, lebih bersungguh-sungguh, serta bersinergi dan terintegrasi dengan baik,” terang Bupati.

Pentingnya Kebersamaan

Bupati Bantul mengajak ASN Pemkab Bantul untuk selalu bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Karena, dengan selalu bersyukur, akan senantiasa berpikiran positif, konstruktif, dan mampu menghadapi kehidupan dengan penuh optimisme. Menurutnya, dengan pikiran positif, sikap optimis, dan perilaku kebersamaan maka segala persoalan yang berat akan dapat diatasi.

“Kita membutuhkan bukan saja kecerdasan, akan tetapi kebersamaan dalam menghadapai situasi global yang cepat berubah ini. Suatu kecerdasan kita perlukan untuk memberikan respons terhadap masalah-masalah yang berkembang dan menjawabnya secara bijak,” jelas Bupati.

Kebijakan yang tidak mendapatkan dukungan kuat dari semua pihak, tambahnya, tentu saja akan sangat sulit direalisasikan.

“Di sinilah makna kebersamaan harus kita bangun, kita jaga, dan kita tingkatkan terus kualitasnya,” pungkasnya.