Supervisi Benah Rumah Bantul, Kementerian Kesehatan Kunjungi 13 Penerima Bantuan

SUPERVISI – Kabid Teknik Promosi Kesehatan Kemenkes, Hana Herawati, berbincang dengan penerima Benah Rumah, Ibu Joko Suyanto. (Foto: Dinkes Bantul)

Banguntapan, JOGJADAILY.COM ** Rabu (18/1/2017), Kabid Teknik Promosi Kesehatan Kementerian Kesehatan, Hana Herawati, mengunjungi 13 penerima bantuan Benah Rumah di Kabupaten Bantul. Kementerian Kesehatan melakukan supervisi Benah Rumah sebagai rangkaian pencanangan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) pada November lalu.

“Kabupaten Bantul telah berproses dalam memberdayakan masyarakat melalui GERMAS,” ujar Hana, dirilis Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul.

Hana ditemui Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul serta melakukan wawancara singkat dengan penerima bantuan.

“Dengan adanya kegiatan ini, sangat bermanfaat bagi saya dan keluarga. Dan sekarang, rumah saya jadi bersih,” tutur Ibu Joko Suyanto.

Sebelumnya, pada Rabu (25/10/2016), Menteri Kesehatan menyampaikan tujuan GERMAS saat berkunjung ke Puskesmas Banguntapan II. Di antaranya menurunkan beban penyakit menular dan tidak menular, baik kematian maupun kecatatan; menghindari terjadinya penurunan produktivitas penduduk; dan pembiayaan pelayanan kesehatan karena meningkatnya penyakit.

Menurutnya, pemberdayaan masyarakat dalam bidang kesehatan tidak terlepas dari peran aktif masyarakat dan dukungan seluruh sektor pemerintahan yang terkait, organisasi kemasyarakatan, para pengambil keputusan dan pemangku kepentingan, dalam menggerakkan, memfasilitasi, serta membantu masyarakat untuk mewujudkan masyarakat yang sehat secara mandiri.

Duta Germas

Kunjungan Menkes berlanjut dengan Rapat Evaluasi KKR (Kader Kesehatan Remaja), Kamis (17/11/2016), di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul, untuk memilih Duta GERMAS dari pelajar tingkat SMP dan SMA, perwakilan tiap kecamatan.

Rapat membahas 20 orang finalis dari 92 peserta dengan karya tulis terbaik yang telah diseleksi oleh tim juri. Para finalis mempresentasikan karya tulis mereka di depan 14 anggota dewan juri, Selasa (22/11/2016).

Dalam waktu 10 menit, para finalis dipersilakan unjuk kebolehan dalam mempresentasikan karya tulis dengan tema yang mereka buat, serta melakukan tanya jawab dengan anggota dewan juri. Hasil audisi, terpilihlah 5 orang pemenang dari tingkat SMP dan 5 orang pemenang dari tingkat SMA.

Sejumlah 10 Duta GERMAS diharapkan mampu menjadi motivator dan promotor kesehatan di sekolah mereka dan di lingkungan sekitarnya. Mereka bisa berperan penting dalam menggerakkan kemandirian masyarakat untuk hidup sehat, sesuai dengan visi dan misi Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul.

Dipilihnya pelajar sebagai duta dan sasaran program GERMAS diharapkan dapat menanamkan kesadaran tentang kesehatan usia remaja. GERMAS dimulai dengan tiga fokus kegiatan, yaitu peningkatan aktivitas fisik, konsumsi sayur dan buah, serta deteksi dini penyakit tidak menular.