12 Kelurahan Yogya Kota Jadi Percontohan Kota Tanpa Kumuh

salah satu sudut Kota Yogyakarta (sumber Web Pemkot Yogya)

Jogja Kota, JOGJADAILY.COM **

Untuk menyongsong Indonesia bebas kawasan kumuh pada tahun 2019 nanti, 12 kelurahan di Kota Yogya akan menjadi percontohan sasaran dari program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU). 12 kelurahan yang dimaksud yakni kelurahan Klitren, Baciro, Bumijo, Tegalrejo, Kricak, Brontokusuman, Sorosutan, Purbayan, Prawirodirjan, Ngupasan, Pakuncen dan Pringgokusuman.

Dikutip dari situs resmi Kota Yogya, Direktur Perkotaan Perumahan dan Pemukiman Kementrian Perencanaan Pembangunan/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Tri Dewi Virgiyanti ketika mengunjungi balaikota Yogyakarta mengungkapkan program ini merupakan upaya pemerintah pusat untuk menjadikan Yogyakarta dan Indonesia bebas kumuh di tahun 2019 mendatang.

“Dari 33 kawasan kumuh yang ada, 12 kelurahan ditetapkan sebagai sasaran prioritas di tahun 2017,” ungkap Tri.

Setiap kelurahan yang mengikuti program Kotaku nantinya akan mendapatkan bantuan dana sebesar 500juta rupiah pertahun hingga tahun 2021 mendatang.”Dana tersebut digunakan untuk mendukung berbagai program penataan kawaann kumuh yang direncanakan wilayah, bisa untuk proyek fisik, sarana dan prasarana, infrastruktrus, sanitasi dan penataan lingkungan,” jelasnya lebih rinci.

Di lain pihak Pemerintah Kota Yogyakarta juga sejalan dengan visi Kementrian Perencanan Pembangunan untuk berkomitmen menangani kawasn kumuh di Yogyakarta. Selain menata wilayah kumuh, pemkot juga mencegah suatu wilayah agar tidak menjadi kumuh.

“yang kami lakukan bukan cuma menata yang sudah kumuh, namun juga mencegah suatu wilayah agar tidak menjadi kumuh. Hal ini mendapat dukungan yang besar dari masyarakat, banyak masyarakat yang terlibat, mereka tidak hanya menunggu pemerintah namun juga terlibat langsung. Sinergitas ini menjadi modal utama kami dalam mengentaskan kekumuhan di Yogyakarta,” terang Pejabat Walikota Yogyakarta, Sulistyo.

Hal senada juga diutarakan oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Yogyakarta, Edy Muhammad pihaknya akan berupaya memenuhi target nol persen kawasan kumuh pada tahun 2019 mendatang.

“Tahun ini ada beberapa kelurahan yang sudah akan merealisasikan perencanaan yang disusun dengan sejumlah pekerjaan fisik, namun ada juga yang masih dalam tahap peunyusunan perencanaan. Kegiatan penataan diawali dengan penyusunan detail engineering design oleh warga dengan berdasarkan indikator penataan yang sudah ditetapkan seperti drainasi, sanitasi, jalan lingkugnan, air minum, pencegahan kebakaran, dan ruang terbuka public,”papar Edy.

Tim Kotaku juga melakukan kunjungan ke dua Kelurahan di Kota Yogyakarta, yakni Bumijo dan Karangwaru untuk melihat persiapan kegiatan Kotaku serta melihat capaian kinerja wilayah yang sudah melaksanakan program Kotaku. “Untuk Bumijo memang masih dalam tahap persiapan, sementara Karangwaru saat ini sudah sangat bagus perkembangannya, kami mengapresiasi keterlibatan masyarakat yang sangat tinggi, termasuk kesediaan mereka memangkas bangunannya untuk jalan setapak di sepanjang sungai. Ini sangat luar biasa,” tutup Tri.