17 Kampung Wisata Baru Dikembangkan Guna Tarik Turis ke Yogya

anak-anak bermain bola di salah satu kampung di Yogyakarta (sumber: Pixabay/devanocturno)

Yogyakarta, JOGJADAILY.COM ** Setelah berhasil menata kawasan pedestrian di sepanjang jalan di Malioboro Pemkot Yogyakarta kali ini telah menyiapkan strategi lain untuk menggenjot kunjungan wisatawan ke daerahnya. Kali ini pemkot akan mengembangkan kampung wisata yang ada di seantero Yogyakarta.
Menurut Staf Ahli Walikota Yogyakarta Bidang Umum, Tri Widiyanto, Kamis (16/3/17) pihaknya sedang mencanangkan pelestarian kampung budaya ketandan hingga menggarap pekan budaya tionghoa. “Kini sudah ada 17 kampung wisata yang siap dikembangkan,” kata Tri seperti dikutip dari laman Pemkot Yogya.
Untuk mempercepat proses tersebut pemkot memberikan kompensasi kepada wajib pajak obyek pajak bangunan cagar budaya dan bangunan warisan budaya. Hal ini bertujuan aar tercipta iklim kerjasama yang harmonis antara pemerintah dengan pemangku kepentingan. Di bidang seni budaya pemkot akan memberikan apresiasi kepada tokoh masyarakat bidang seni, budaya dan pelestari heritage.
“Mereka adalah tonggak budaya sekaligus pelestari budaya lokal yang harus terus didukung dan diberikan perhatikan,” sambungnya.
Ia menguraikan, Potensi pariwisata di Kota Yogyakarta antara lain potensi wisata sejarah, potensi wisata budaya, potensi wisata belanja, potensi wisata pendidikan, potensi wisata MICE (meeting, incentive, convention, exhibition), potensi wisata pameran dan eksebisi serta potensi wisata minat khusus.
Tri menerangkan, pada tahun 2015, jumlah wisatawan domestik yang mengunjungi kota Yogyakarta mencapai angka 2.857.599 orang. dan wisatawan mancanegara 393.082 orang dengan rata-rata lama tinggal 2,35 malam. “Oleh karena itu, perkembangan usaha penunjang pariwisata seperti hotel, restoran, dan hiburan di Kota Yogyakarta juga cukup pesat,” tutupnya.