Berbasis Pariwisata Kearifan Lokal, Desa Panjangrejo Jadi Tumpuan Sentra Kerajinan Gerabah

salah satu unggulan di Desa Panjangrejo adalah wisata edukasi kerajinan geabah. ( sumber http://www.info-jogja.com)

Pundong,  JOGJADAILY.COM ** Mengangkat kembali budaya leluhur untuk dikenalkan kepada generasi penerus sudah menjadi kewajiban kita semua. Hal inilah yang mendasari warga Dusun Jetis, Panjangrejo, Pundong, Bantul tetap eksis dengan kerajinan gerabah yang telah ditekuni leluhurnya sejak dulu.

Masyarakat Desa Panjangrejo sepakat untuk melestarikan warisan kearifan lokal yang sudah ada secara turun temurun ini. Maka untuk mengenalkannya kepada khalayak, perangkat desa meresmikan Wisata Edukasi dan Gelar Budaya, Kamis (20/4/17) yang berisi edukasi tentang gerabah khas Dusun Jetis dan wisata kuliner Khas Kecamatan Pundong.

Dinukil dari laman resmi Pemerintah Kabupaten Bantul, Lurah Desa Panjangrejo, Daru Kuswara menjelaskan kegiatan launching ini bertujuan untuk mewadahi para pengrajin gerabah untuk memasarkan lewat showroom ini.

“Kami ingin mewujudkan kawasan Jetis Panjangrejo ini sebagai sentra kerajinan gerabah dan kampung kuliner, jadi wisatawan sebelum menuju Pantai Parangtritis bisa mampir di sini menikmati sajian khas Pundong Bantul, ” katanya.

Bupati Bantul, Suharsono dalam sambutannya memberikan arahan bahawa desa atau dusun wisata harus mampu menarik wisatawan karena keunikannya, baik itu budaya, alam maupun daya tarik buatan masyarakat setempat.

“Pengelolaan wisata desa ini harus berdasarkan kesadaran penuh masyarakat akan potensi yang ada dan memberikan sentuhan budaya asli, wisata edukasi ini jangan dipandang sebagai bisnis semata namun juga, kegiatan edukasi ini dapat diarahkan menjadi socioenterpreneur yang dapat memberikan peluang setara antar warga desa untuk maju bersama secara kontinyu, ” harap Suharsono.

Pemerintah Kabupaten Bantul melalui Dinas Koperasi UKM dan Perindustrian selalu mendorong aktifitas ekonomi kerakyatan dengan bantuan pinjaman lunak dan aneka program pengembangan usaha dan pendampingan.

“Kegiatan atas prakarsa warga Jetis, Panjangrejo ini patut diberikan apresiasi atas upayanya menggeliatkan perekonomian dusun dan menjawab tantangan kepariwisataan serta melestarikan warisan budaya nenek moyang kita,” tutupnya.