400 ASN Jalani Tes Urine

Sekitar 400 Aparatur Sipi Negara (ASN) di wilayah kerja Kecamatan Tegalrejo menjadi sasaran tes urine. Tes urine dilakukan langsung oleh Badan Narkotika Basional (BNN) Kota Yogyakarta bersama Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta. (Pemkot Jogja)

Tegalrejo, JOGJADAILY.COM ** Sekitar 400 Aparatur Sipi Negara (ASN) di wilayah kerja Kecamatan Tegalrejo menjadi sasaran tes urine dadakan, belum lama ini. Tes urine dilakukan langsung oleh Badan Narkotika Basional (BNN) Kota Yogyakarta bersama Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta.

Kegiatan itu digelar di salah satu ruangan kantor Kecamatan Tegalrejo. Bukan hanya pegawai Kecamatan Tegalrejo, para pegawai di sekolah negeri mulai SD hingga SMP serta ASN lainnya menjadi sasaran kegiatan tersebut. Pemeriksaan yang dilakukan sejak pagi hingga siang hari.

Sebelum dites urine, peserta tes urine terlebih dahulu menpendaftaran dan wawancara. Selanjunya sampel urine diambil dan diperiksa oleh petugas.

Menurut informasi, tes urine di Kota Yogyakarta telah dilakukan sejak bulan Maret. Sasarannya khusus ASN di Kota Yogyakarta. tujuannya adalah untuk mencegah pengunaan narkotika psikotropika dan zat aditif lainnya (napza) di kalangan ASN.

“Dengan dilakukan tes urine dadakan ini, harapan kami ASN di Kota Yogyakarta tidak akan berani macam-macam dengan narkoba, karena sangsinya akan sangat berat,” kata Kepala Seksi Berantas BNN Kota Yogyakarta, Kompol Sahrur, seperti dikutip laman Pemkot Jogja.

Pemeriksaan difokuskan pada 6 komponen zat, dimana salah satu zat biasa ditemukan dalam obat-obat yang umum dijual di pasaran. Untuk itu, pada sesi wawancara, petugas menanyakan aktivitas peserta tes urine terkait konsumsi obat atau jamu dalam tujuh hari terakhir.

Jika dalam pemeriksaan pertama ditemukan indikasi mengkonsumsi napza, maka BNN Kota akan mendalaminya lebih lanjut. Salah satunya akan memeriksa apakah yang bersangkutan dalam pengawasan dokter atau sedang mengkonsumsi obat berdasarkan resep dokter. BNN Kota juga akan mendalami bila yang bersangkutan terlibat jaringan sehingga akan jelas penangannya.

Sementara itu Camat Tegalrejo, Sutini Sri Lestari, yakin ASN di Kecamatan Tegalrejo tidak ada yang terlibat atau mengkonsumsi napza.

Leave a Reply