Jadi Sasaran Vandalisme, Rambu Lalu Lintas Dibersihkan

Kegiatan bersih-bersih rambu lalu lintas dilakukan puluhan petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Yogyakarta, Kamis (28/9). (SUmber: Pemkot Jogja).

Yogyakarta, JOGJADAILY.COM ** Kegiatan bersih-bersih rambu lalu lintas dilakukan puluhan petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Yogyakarta, Kamis (28/9). Kegiatan dipusatkan di sekitar lapangan Kridosono.

Menurut Kepala Dishub Kota Yogya, Wirawan Haryo Yudo, kegiatan tersebut menyasar rambu lalu lintas yang kotor dan rusak. Petugas mengecek rambu-rambu lalu lintas, kemudian jika sudah rusak maka segera diperbaiki.

Begitu pula untuk rambu-rambu yang kondisi catnya sudah kusam, dilakukan pengecatan ulang. Tujuannya agar rambu-rambu dapat dilihat dengan jelas oleh pengguna jalan. Selain untuk perawatan, kegiatan tersebut juga dilakukan sebagai salah satu rangkaian kegiatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-261 Kota Yogyakarta.

Wirawan menambahkan, rambu-rambu lalu lintas dan traffic light merupakan sarana untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan. “Jadi agar dapat berfungsi dengan baik perlu dirawat dan dijaga, sehingga dapat memberikan informasi yang jelas bagi pengguna jalan” kata dia seperti dikutip Pemkot Jogja, Kamis.

Dia mengatakan selama ini penanganan pada vandalisme dan  iklan yang tak bertanggung jawab juga sudah terus dilakukan. Di antaranya dengan melakukan pembersihan rutin. Dikatakan beberapa iklan atau kertas stiker masih ada yang ditempel sembarangan. Selain itu juga masih ada coretan vandalisme dari tangan jahil.

”Stiker dan coretan di rambu lalu lintas ini berpotensi menimbulkan kecelakaan karena membuat rambu tidak terbaca jelas. Ini juga membahayakan pengendara,” kata dia.

Dalam melakukan aksinya, para petugas dari Dishub pun membawa peralatan lengkap seperti sikat, kain pel hingga ember air. Wirawan menegaskan Dishub Kota Yogya akan terus melakukan pembersihan reklame yang menutup rambu dan lampu lalu lintas. “Asalkan menutup rambu atau lampu lalu lintas, pasti akan kami bersihkan,” katanya.

Diketahui Pemerintah Kota Yogyakarta sudah memiliki Perda No. 1 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Reklame. Pada aturan itu telah disebutkan bahwa seluruh infrastruktur seperti tiang listrik, tiang telepon, rambu lalu lintas, dan lampu lalu lintas tidak diperbolehkan digunakan untuk memasang reklame jenis apapun.

Dia mengimbau agar masyarakat mempunyai rasa memiliki rambu-rambu yang ada. Diharapkan masyarakat juga dapat ikut menjaga rambu-rambu tersebut. Sebab keberadaan rambu-rambu juga ditujukan untuk kepentingan bersama.

Leave a Reply