Pemkot Yogya Raih Bapeten Safety and Security Award

Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi saat menerima penghargaan dari Bapeten di Jakarta. (Foto: Humas Kota Yogyakarta)

Umbulharjo, JOGJADAILY.COM ** Pemerintah Kota Yogya kembali menorehkan prestasi membanggakan, kali ini Pemkot Yogya meraih Bapeten Safety and Security Award (BSSA) dengan predikat Sangat Baik. Penghargaan tersebut di serahkan langsung oleh Kepala Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) dan terima Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi.

Kepala Bapeten, Jazi Eko Istiyanto mengatakan penghargaan tersebut bertujuan untuk mendorong timbulnya budaya keselamatan dalam memanfatkan nuklir terhadap para pengguna tenaga nuklir, khususnya untuk tujuan industri dan kesehatan.

Ia menjelaskan BSSA yang diberikan kepada Pemerintah Daerah (Pemda) didasarkan pada pertimbangan hasil inspeksi, evaluasi terhadap dosis radiasi bagi pekerja radiasi, proses perizinan, dan status kejadian kedaruratan nuklir di instansi tersebut menunjukkan kinerja keselamatan radiasi dan/atau keamanan sumber radioaktif yang sangat baik.

“Selain itu BSSA juga diberikan kepala daerah didasarkan pada pertimbangan bahwa daerah tersebut memiliki populasi instansi penerima BSSA dalam jumlah yang signifikan, sehingga dapat diasumsikan bahwa pemerintah daerah tersebut telah mendukung sepenuhnya terhadap Pencapaian BSSA yang diterima oleh instansi didaerahnya” katanya di hotel haris vertu, Jakarta, Kamis (26/10).

Ia mengungkapkan Kota Yogya telah memenuhi 7 indikator pemenuhan untuk hasil Nilai Sangat Baik yang ditetapkan oleh Direktorat Inspeksi Fasilitas Radiasi dan Zat Radioaktif (DIFZR)-BAPETEN yang meliputi : Kesesuaian kondisi izin, Ketersediaan SDM berkompeten, Pelaksanaan pemantauan dosis radiasi, Penyelenggaraan pemeriksaan kesehatan pekerja radiasi, Ketersediaan peralatan keselamatan radiasi & keamanan, Pemantauan paparan daerah kerja radiasi dan Ketersediaan dokumen dan rekaman.

“Untuk memastikan tercapainya tujuan tersebut, Bapeten menerapkan standar keselamatan radiasi atau keamanan sumber radioaktif melalui penyusunan peraturan, penyelenggaraan perizinan dan pelaksanaan inspeksi dan selanjutnya data tersebut digunakan untuk menghitung Indek Keselamatan dan Keamanan (IKK) di suatu wilayah..” ujarnya

Sementara itu Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi mengungkapkan rasa syukurnya atas apa yang sudah di raih Pemkot Yogya. Ia menegaskan jika Pemkot Yogya telah mendukung sepenuhnya terhadap pencapaian standar keamanan dan keselamatan pemanfaatan tenaga nuklir di Kota Yogya.

“Dengan banyaknya pengguna nuklir di rumah sakit dan industri, kota Yogya dianggap dapat mengendalikan penggunaan nuklir baik dari industri maupun rumah sakit, terbukti dengan cukup banyaknya instansi pengguna yang memenuhi kriteria pengguanaan nuklir sesuai dengan ketentuannya,” paparnya

Ia berharap dengan diraihnya penghargaan ini akan memotivasi dan semakin menumbuhkan budaya keselamatan dan keamanan di lingkungan pengguna tenaga nuklir sehingga pemanfaatan tenaga nuklir semakin berkembang, termasuk pula jaminan keselamatan dan keamanannya.

Balai Teknologi Atom dan Nuklir (Batan)

Yogyakarta telah memiliki reaktor tenaga nuklir dengan kapasitas 200 kilowatt. reaktor yang diberi nama Balai Teknologi Atom dan Nuklir (Batan) tersebut bahkan termasuk salah satu reaktor nuklir tertua di Indonesia.

Reaktor yang telah ada sejak tahun 1974 ini sebelumnya diberinama Reaktor Kartini.

Susilo Widodo, Kepala Batan menuturkan reaktor tersebut digunakan untuk keperluan penelitian dan pengaplikasian tenaga nuklir tingkat dasar.

ujuannya untuk mengaplikasikan nuklir di bidang kesehatan, lingkungan jadi hanya dasarnya saja belum skala produksi kami hanya melakukan penelitiannya saja. Istilahnya pengaplikasian dasar saja bukan produksi massal seperti di Bandung dan Serpong,” urainya.

Batan pun telah menelurkan sejumlah hasil penelitiannya, seperti adalah alat pendeteksi fungsi ginjal yang disebut renogram.  “Alat tersebut kini diproduksi massal di reaktor nuklir besar di daerah lain sebagai tindak lanjut dari penelitian yang dinilai berhasil,” jelasnya.

Add Comment