Hanafi Rais, Muda Mendunia

Hanafi Rais saat menghadiri HUT yang ke-70 Dirgahayu TNI (Senin, 1 Oktober 2015, Dermaga Indah Kiat Cilegon, Provinsi Banten. (Foto:Humas DPR RI)

Yogyakarta identik dengan kaula muda yang inovatif, kreatif sekaligus unik. Salah satu sosok asal kota gudeg yang tengah moncer menjadi inspirasi kalangan muda adalah Ahmad Hanafi Rais Wiryosudarmo atau sering dikenal dengan Hanafi Rais. Darah muda ini terbilang paling getol menyuarakan ide kreatif kepemudaan.

Pria kelahiran Chicago, 10 September 1979 ini memiliki bakat politik sejak awal masa mudanya. Besar ditengah keluarga seorang aktivis reformasi sebesar Amien Rais menjadikanya sosok muda yang kritis dan berwawasan inovatif.

Anak sulung pasangan Amin Rais dan Kusnasriyati Sri Rahayu ini memulai pendidikannya di Sekolah Dasar (SD) Muhammadiyah Sapen tahun pada 1992 silam dan menempuh pendidikan Sekolah Menengah Pertama di SMP Muhammadiyah Kolombo pada tahun 1995.

Selepas menamatkan pendidikan di SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta pada tahun 1998, Suami Dokter Gigi Astriani Karnaninrum ini melanjutkan studinya di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik UGM tahun 2003. Sedangkan gelar Srata dua di raihnya di National University of Singapore dengan mengambil prodi PolitikĀ  Internasional.

Pada saat menjadi mahasiswa Hanafi tidak terlalu menonjol sebagai aktivis meskipun beliau termasuk pengagas kembali eksistensi Ikatan Mahasiswa Muhamamdiyah di UGM setelah mati suri selama beberapa tahun.

Namun kemampuan akademis dan bahasa Inggris Hanafi boleh diacungi jempol. Beberapa kali mendengarkan Ia memberikan ceramah, banyak orang menilai Ia memiliki kemampuan intelektual yang mumpuni.

Anak sulung Amien Rais tersebut mengikuti jejak sang ayah di kancah politik. Saat ini pria 38 tahun ini menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi I DPR-RI yang membidangi pertahanan, intelijen, luar negeri, komunikasi dan informatika.

Sebelum menjadi anggota DPR, Suami dari Dokter Gigi Astriani Karnaningrum ini pernah mencalonkan diri sebagai walikota Yogyakarta pada 2011 lalu berpasangan dengan Tri Harjun Ismaji. Hanafi juga aktif dalam partainya hingga sekarang

Hanafi Rais memulai langkah politiknya melalui partai yang didirikan ayahnya yakni Partai Amanat Nasional (PAN) pada Tahun 2011.

Bapak dua anak ini pernah mencalonkan diri sebagai Wali Kota Yogyakarta dengan menggandeng Tri Harjun Ismaji sebagai wakilnya. Namun, pasangan ini kalah dengan pasangan Haryadi Suyuti-Imam Priyono.

Kemudian pada Pileg 2014, Hanafi mencalonkan diri dengan dapil Daerah Istimewa Yogyakarta. Kali ini, Hanafi lolos menjadi anggota DPR RI dengan perolehan suara terbanyak se-Daerah Istimewa Yogyakarta.

Mengapa keterlibatan Hanafi Rais dalam dunia politik begitu menarik, karena dengan majunya Hanafi sebagai Calon Walikota dan terpilihnya Ia menjadi anggota DPR RI akan menjadi inspirasi bagi banyak anak-anak muda di Indonesia untuk berani terjun langsung pada politik praktis untuk melakukan sebuah perubahan.

Artinya, kesuksesan Hanafi nantinya bisa menjadi gelombang besar kemunculan anak-anak muda Indonesia untuk tampil sebagai pemimpin-pemimpin baru di negeri ini baik dalam scop daerah, regional maupun nasional.

Selain terjun dalam dunia politik Ia juga pernah menjadi dosen di Universitas Gajah Mada (UGM), Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Universitas Islam Indonesia (UII), Lembaga Ketahanan Nasional, dan Akademi Militer Magelang. Tak sampai disitu Iapun pernah menjadi Hanafi juga aktif menjadi pembantu umum di Yayasan Budi Mulia Dua.

Add Comment