Sukirman, Memuliakan Batik Lukis Hingga Laris Manis

BATIK LUKIS – Sukirman, pengusaha batik lukis asal Kecamatan Tegalrejo. (Foto: Dokumentasi Pribadi)

Tegalrejo, JOGJADAILY.COM ** Namanya Sukirman. Itu nama asli, bukan samaran. Dari dulu sampai sekarang, tetap Sukirman. Bagi penggemar batik lukis, terutama di Jogja, namanya tentu tidak asing lagi. Kreatif, inovatif, dan tetap berpijak pada budaya adiluhung leluhur.

Sukirman merintis kerajinan batik tulis dan lukis khas Yogyakarta pada tahun 2009. Berawal dari ketertarikan dan hobinya dalam melukis serta melestarikan budaya batik. Kemudian mulai membuat kreasi batik tulis dan lukis pada pakaian. Dengan bermodalkan dana dari kantong pribadinya ia memulai usaha kerajinan ini. Ia memadukan kerajinan batik khas Yogyakarata dengan fashion gaya Eropa.

“Ketertarikan saya terhadap seni lukis kemudian saya tuangkan dalam bentuk lukisan batik dengan media kain. Ternyata, apa yang saya hasilkan dapat diterima masyarakat dan mendapat respon yang menggembirakan. Perhatian diberikan oleh Pemerintah Kota Yogyakarta, sehingga saya mendapatkan pembinaan dan pelatihan,” cerita Sukirman.

Dari situ pria kelahiran Yogyakarta, 14 April 1978, itu terus berusaha berinovasi dan mencoba mengikuti tren perkembangan saat ini.

Berkat ketekunan dan keseriusan ia dalam menjalani usaha kerajinan ini, Griya Yudistira miliknya pun terus dilirik masyarakat.

Anak ke-6 dari 7 bersaudara ini pun mengaku memproduksi batik tulis dan lukis setiap hari. Ia memiliki tiga pengrajin yang setiap hari mampu menyelesaikan 60 buah pakaian per hari. Dengan modal ini, Griya Yudhistira yang beralamat di Jalan Magelang, Karangwaru Lor TR 2 No. 123 Kota Yogyakarta ini telah mencoba membuka gerai-gerai di pusat perbelanjaan di Yogyakarta.

Laris Manis

Upaya mengembangkan Usaha Kecil dan Mikro, salah satunya dengan memberikan fasilitas mengikuti pameran, baik dalam daerah maupun luar daerah. Seperti yang dilakukan oleh Dinas Koperasi UKM dan Nakertrans Kota Yogyakarta yang terus-menerus berusaha mengembangkan UKM di Kota Yogyakarta.

Salah satunya melalui Pameran Perdagangan dan Pariwisata Lampung Trade Tourism Investment (TTI) Expo 2017 di salah satu pusat perbelanjaan modern terbesar di Lampung yaitu Mal Boemi Kedaton. Pameran ini memajang berbagai produk kerajinan tangan hingga makanan khas dari beberapa daerah di Indonesia.

Menjadi salah satu peserta Pameran TTI Expo 2017, Sukirman, dalam hal ini, berasal dari Kecamatan Tegalrejo, Kota Yogyakarta, menyajikan beragam jenis batik lukis yang cukup dikenal oleh masyarakat Yogyakarta dan sekitarnya.

Bersama dengan teman-teman UKM Kota Yogyakarta, Sukirman mampu menarik pengunjung untuk berbelanja di stand Dinas Koperasi UKM dan Nakertrans Kota Yogyakarta. Bahkan istri Gubernur Lampung beserta jajarannya memborong dagangan Sukirman saat pembukaan pameran.

“Alhamdulillah, produk saya diterima dengan baik oleh warga Lampung dan antusiasme mereka terhadap produk saya cukup tinggi.Bahkan dagangan saya laris manis,” ujar Sukirman saat ditemui di rumahnya, belakangan ini.

Leave a Reply