Berikut Tips Memilih Kue Kering untuk Lebaran

Kue kering. (Foto: Jogja Parcel)
Kue kering. (Foto: Jogja Parcel)

Kota Jogja, JOGJADAILY ** Bagi para produsen kue, lebaran menjadi momentum terbaik untuk meraup keuntungan. Lebaran identik dengan makanan, termasuk kue kering. Terasa hambar apabila melalui lebaran begitu saja tanpa hadirnya berbagai macam kue kering di atas meja.

Selain menjadi sajian wajib, kue kering digemari karena rasa dan penyimpananya yang mudah. Kue kering mampu bertahan cukup lama dibanding jenis kue lain. Namun, tetap saja Anda harus berhati-hati membeli kue kering pada lebaran kali ini. Karena bisa jadi, kue kering yang Anda dapatkan tidak seperti yang Anda inginkan.

Di Kota Jogja, banyak ditemui kue kering, baik di pasar tradisional maupun supermarket. Saking banyaknya jenis kue kering yang ditawarkan, Anda bisa mendapatkanya tergantung harga yang diinginkan.

Biasanya, kue kering dijual dengan kisaran harga antara Rp 30 ribu hingga Rp 80 ribu. Namun, di tengah maraknya peredaran kue kering di pasaran, Anda harus mengerti hal-hal yang harus diperhatikan, sebelum memutuskan untuk membeli.

Selain rasa, tentu Anda harus memperhatikan, apakah kue kering yang Anda pilih layak untuk dikonsumsi. Kue yang baik dan layak konsumsi tentu tidak akan mengancam kesehatan Anda. Sebaliknya, kue yang diproduksi dengan cara yang tidak baik tentu akan memberikan efek negatif pada kesehatan. Atau barangkali, kue kering yang Anda pilih sudah kedaluarsa, karena telah diproduksi terlalu lama.

Untuk mengatasi kemungkinan buruk tersebut, berikut tips berbelanja kue kering yang layak konsumsi.

  1. Pastikan terdapat label halal agar konsumen merasa aman dengan kue yang akan dikonsumsi.
  2. Perhatikan bahan baku kue tersebut. Kebanyakan kue dibuat dengan bahan pengawet, karena sifat kue itu sendiri yang tidak tahan lama. Pastikan bahan pengawet yang digunakan adalah bahan pengawet yang aman untuk kesehatan.
  3. Cek tanggal kedaluarsanya. Pastikan kue yang dibeli tidak lewat masa kedaluarsa, karena jika telah lewat, kue tersebut tidak layak dikonsumsi.
  4. Pastikan terdapat nama dan alamat jelas tempat produksi kue agar aman jika ingin menyampaikan keluhan terhadap produk tersebut.
  5. Pastikan terdapat label BPOM. Hal ini sebagai tolak ukur bahwa kue yang kita beli legal dan tentunya lulus uji dari POM.
  6. Hindari kue-kue yang berwarna mencolok untuk menghindari konsumsi zat pewarna yang kurang aman bagi kesehatan. Untuk zat pewarna alami yang berasal dari tumbuhan atau sayur biasanya tidak memberikan warna mencolok pada makanan.
  7. Cek kemasan, apa ada yang rusak. Meskipun tanggal kedaluarsa masih lama, tetapi jika kemasan sudah rusak maka kemungkinan isi kemasan sudah berubah dari kondisi awal. Dikhawatirkan terkontaminasi udara luar.

Jenis Kue Kering

Bagi Anda yang masih bingung menentukan kue kering jenis apa yang akan dibeli, berikut kue kering yang paling diminati saat lebaran.

  1. Cronuts. Kue ini merupakan gabungan dari roti khas Prancis, Croissant, dan donat.
  2. Putri Salju dengan bahan dasar kacang. Selama ini, Putri Salju sangat dikenal publik sebagai kue pilihan merayakan upacara keagamaan.
  3. Nastaple. Kue ini merupakan paduan nastar dan apple crumble cake.
  4. Kabana Choco, gabungan antara kastengel dan banana chocolate pie. Rasa asin dari kastengel akan berpadu dengan segarnya potongan pisang yang dicelup cokelat.

Bagi Anda yang menggemari kue lidah kucing mungkin dapat mencoba Katberry Cheese, yakni gabungan antara katetong (kue lidah kucing) dengan blueberry cheese. Selain itu adalah Banafee Cookies, Red Velvet Cookies, Muffin Cookies, Bolu Cookies, Choconut Tart.

Sedangkan bagi Anda penggemar keju dan ingin memuaskan cita rasanya pada momentum lebaran ini dapat memilih Nastangel Sandwich. Kue jenis ini sangat kental dengan cita rasa keju.