Bela dan Beli Kulon Progo dengan Kulon Progo Expo 2014

Bupati Kulon Progo dokter Hasto saat pemukulan gong didampingi Kabag TI dan Humas Rudy Widiyatmoko. (Foto: Humas Pemkab Kulon Progo)
Bupati Kulon Progo dokter Hasto saat pemukulan gong didampingi Kabag TI dan Humas Rudy Widiyatmoko. (Foto: Humas Pemkab Kulon Progo)

Kulon Progo, JOGJADAILY ** Bupati Kulon Progo Hasto Wardoyo secara resmi membuka Kulon Progo Expo 2014 (Manunggal Fair 2014), Jumat (17/10/2014). Acara berlangsung hingga 25 Oktober 2014 di Kompleks Alun-alun Wates.

Bupati berharap, pelaksanaan kegiatan ini bisa menampilkan potensi dan produk-produk UMKM Kulon Progo sebagai implementasi semangat ‘Bela Kulon Progo dan Beli Kulon Progo’.

“Bela Kulon Progo dan Beli Kulon Progo merupakan salah satu gerakan yang memberikan motivasi dan dorongan semangat dalam upaya meningkatkan perkonomian masyarakat, serta mengurangi angka kemiskinan yang masih relatif besar di Kabupaten Kulon Progo,” ujarnya seperti dirilis Humas Pemkab Kulon Progo.

Sementara itu, Ketua Penyelenggara, yakni Kepala Bagian TI dan Humas Setda Kabupaten Kulon Progo, Rudy Widiyatmoko mengatakan, event ini menjadi media yang baik bagi seluruh peserta dalam menampilkan berbagai potensi dan hasil produknya.

“Bagi pengunjung, bisa dijadikan sebagai media edukasi informasi dan transaksi serta bisa dijadikan media hiburan bagi masyarakat luas di Kabupaten Kulon Progo dan sekitarnya. Sehingga akan membawa manfaat bagi pelaku usaha, masyarakat, dan Pemerintah Kabupaten Kulon Progo,” papar Rudy.

Manunggal Fair yang dikemas dalam Kulon Progo Expo digelar dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-63 Kabupaten Kulon Progo.

“Tahun ini mohon maaf tidak dapat digelar seperti tahun-tahun lalu sebelum upacara, tetapi setelah upacara. Rencana awal, pada akhir bulan September dan ditutup awal Oktober. Tapi, karena Idul Adha, jadi mundur. Ini pun persiapan sangat mepet, karena kemarin baru saja digunakan untuk upacara, jalan seputaran Alun-alun untuk parkir, sehingga baru sore dan hari ini pasang tendanya. Semoga saja besok siang semua bisa siap,” jelas Rudy.

Menurut mantan Camat Sentolo tersebut, pameran tidak akan menganggu aktivitas olahraga bagi masyarakat dan sekolah di sekitar Kota Wates. Karena, semua lapangan sepakbola tidak untuk arena pameran. Jadi, masyarakat dan anak sekolah bisa menggunakannya sewaktu-waktu.

Selama berlangsung pameran, arus lalu lintas di seputar jalan Alun-alun Wates, telah dipindahkan dengan rute baru. Bagi masyarakat umum, selain berkepentingan ke Pemda, dapat melewati timur Pemkab, ke utara.

Angkutan umum dari timur atau arah Jogja yang melewati Alun-alun Wates, sebelum SD Percobaan IV berbelok arah ke kanan, menuju SMPN 4 Wates, ke kiri melewati gereja dan belakang rutan menuju palang pintu kereta api barat.

Untuk menghindari Alun-alun Wates, angkutan maupun masyarakat dari arah Pengasih dapat melewati jalan barat kampus UNY Wates atau jalan Asem Gede, menuju Dyo Futsal, ataupun kecamatan Pengasih lurus ke barat, Masjid Gebangan ke kiri, menuju kota Wates.