Bersiap Hadapi Kompetisi Global, UII Gelar Pameran Karya Arsitektur

Selected Works of Architectural Design Studio Exhibition di Hall Perpustakaan Pusat UII, kampus terpadu UII. (Foto: UII)
Selected Works of Architectural Design Studio Exhibition di Hall Perpustakaan Pusat UII, kampus terpadu UII. (Foto: UII)

Sleman, JOGJADAILY ** Keahlian dan kemahiran dalam menyampaikan konsep dan gagasan tentang karya arsitektur kepada masyarakat awam merupakan salah satu prasyarat penting, di samping penguasaan mumpuni atas teori.

Dalam mengembangkan kompetensi dan keahliannya, mahasiswa arsitektur tidak hanya lekat dengan proses menumbuhkan ide-ide kreatif. Lebih dari itu, mahasiswa arsitektur juga dituntut mahir mempresentasikan karyanya kepada masyarakat. Hal ini dinilai penting, sebab mereka akan menghadapi persaingan global, melibatkan kalangan profesional arsitek dari berbagai negara.

Keahlian ini salah satunya dapat dilatih melalui penyelenggaraan pameran arsitektur oleh para mahasiswa arsitektur, sebagaimana tampak dalam Selected Works of Architectural Design Studio Exhibition di Hall Perpustakaan Pusat UII, kampus terpadu UII.

Kegiatan tersebut merupakan ajang pameran karya terpilih mahasiswa arsitektur UII yang ditampilkan secara menarik, mulai dari maket kawasan, miniatur bangunan, hingga poster konsep perancangan.

“Kegiatan ini tidak sekadar pameran biasa, namun juga sebagai media pendidikan dan pelatihan bagi para mahasiswa arsitektur UII. Lewat kegiatan ini, kita ingin agar mahasiswa dapat memiliki keterampilan untuk menyiapkan pameran sekaligus mempresentasikan karyanya secara menarik kepada masyarakat,” ungkap Hanif Budiman, dosen arsitektur UII sekaligus pembimbing pameran, seperti diberitakan laman UII.

Penyelenggaraan pameran, sambungnya, memerlukan kerja sama yang baik serta persiapan yang matang, mulai dari cara mengatur display dan mengorganisasikannya hingga kemampuan verbal untuk menjelaskan karya kepada pengunjung.

“Keterampilan tersebut sangat penting dimiliki, karena ke depan, mereka akan berhadapan dengan masyarakat sebagai pengguna jasa yang berasal dari berbagai latar belakang. Oleh karena itu, mahasiswa arsitektur UII benar-benar sepenuhnya aktif terlibat sedari awal hingga pelaksanaan kegiatan. Ke depan, saya berharap, mahasiswa dapat menyelenggarakan pameran di skala yang lebih besar, seperti di ruang publik,” paparnya.

Pameran yang digelar hingga Jumat (10/10/2014) terbuka bagi seluruh sivitas akademika UII maupun pihak luar yang ingin menikmatinya. Uniknya, dalam kegiatan ini terdapat kompetisi foto berhadiah yang dapat diikuti semua pengunjung.

Dijelaskan Ketua Penyelenggara Pameran, Ibrahim Malik, format kompetisi adalah melalui jejaring sosial Instagram. Peserta diminta untuk memotret obyek-obyek arsitektur menarik di lingkungan kampus UII dan diunggah di akun instagram yang disediakan panitia.

“Kita syaratkan hanya boleh dengan memakai kamera ponsel, kemudian diunggah ke akun Arstex14, kemudian panitia akan memilih foto terbaik dan foto terfavorit,” ungkapnya.

Kompetisi ini dimaksudkan sebagai media edukasi arsitektur yang interaktif bagi pengunjung pameran.