Delapan Desa Wisata Gunungkidul yang Layak Anda Kunjungi

Jembatan gantung antik Jelok di Desa Wisata Jelok Gunungkidul. (Foto: Bunda Alyasa WordPress)
Jembatan gantung antik Jelok di Desa Wisata Jelok Gunungkidul. (Foto: Bunda Alyasa WordPress)

Gunungkidul, JOGJADAILY ** Bagi Anda yang belum terlalu mengenal Kabupaten Gunungkidul, mari meniliknya lebih jauh. Siapa sangka, Gunungkidul kini telah memoles diri sedemikian rupa agar wisatawan dalam dan luar negeri, tertarik untuk berkunjung. Di antaranya adalah keberadaan desa wisata.

Dilansir dari laman Pemkab Gunungkidul, berikut delapan desa wisata yang layak Anda kunjungi. Bervariasi hal menarik yang ditawarkan dengan nuansa alam menyegarkan. Cocok untuk melepas penat Anda di hari libur. Anda akan merasakan sensasi berbeda, dan hanya ada di Gunungkidul.

Desa Wisata Mojo

Desa Wisata Mojo terletak di Dusun Mojo Desa Ngeposari, Kecamatan Semanu, sekira 7 kilometer ke arah Timur Kota Wonosari. Desa ini adalah pusat kerajinan ornamen batu putih. Bebarapa produk kerajinan yang diproduksi antara lain asbak, vas bunga, lampu hias, perlengkapan taman, maupun ornamen bangunan rumah yang beragam dalam bentuk dan ukuran.

Ada Gua Jlamprong di Desa Wisata Mojo, yaitu gua horizontal sepanjang 700 meter dengan keindahan skalaktit dan stalakmitnya.

Desa Wisata Bleberan

Wisatawan dapat menikmati obyek wisata Air Terjun Sri Gethuk dan Gua Rancang Kencana di Desa Wisata Bleberan. Desa ini terletak di Desa Bleberan Kecamatan Playen, sekitar 8 kilometer ke arah Barat kota Wonosari, dengan pemandangan alam khas perdesaan dan lokasinya berdekatan dengan Hutan Lindung Air Terjun.

Sumber mata air yang mengalir ke Sungai Oya ada di Desa Wisata Bleberan, melalui tebing cukup tinggi. Lokasi ini merupakan perbatasan antara Kabupaten Bantul dan Kabupaten Gunungkidul.

Desa Wisata Bejiharjo

Terletak di Dusun Gelaran, Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo, atau kurang lebih 6 kilometer ke arah Utara kota Wonosari, Desa Wisata Bejiharjo merupakan Desa Wisata sekaligus Desa Budaya.

Anda dapat menikmati Gua Pindul, Gua Glatik, Gua Sioyot, Situs Sokoliman, Sungai Oya, Penyulingan Minyak kayu putih, serta tempat-tempat pemancingan.

Tanah Desa Wisata terbilang subur. Banyak air diperuntukkan pertanian dan perikanan. Salah satu daya tarik wisata yang cukup terkenal, yaitu Gua Pindul merupakan gua horizontal yang dilewati aliran sungai bawah tanah sepanjang 350 meter. Bisa dinikmati dengan kegiatan cave tubing sekira 40 menit.

Dalam lintasan Gua Pindul terdapat tiga zona yang dapat dilewati, yaitu zona terang, zona remang, dan zona gelap. Fasilitas yang disediakan peralatan berstandar keselamatan, pemandu wisata, dan makanan tambahan Bakso dengan teh rosella atau wedang pindul cukup menarik untuk wisata petualangan.

Desa Wisata Jelok

Desa Wisata Jelok atau disingkat Dewielok terletak di Padukuhan (Dusun) Jelok, Desa Beji, Kecamatan Patuk. Tepatnya di Jalan Wonosari kilometer 25, sekitar 30 kilometer arah tenggara Kota Yogyakarta, atau 15 kilometer arah barat Kota Wonosari.

Desa Wisata Jelok mengemas paket wisata sebagai perpaduan upaya pelestarian lingkungan dan tradisi budaya lokal dengan semangat pluralitas, kebersamaan, dan kegotongroyongan.

Wisatawan dapat menikmati wisata pendidikan (non-formal), aneka petualangan, dan atraksi kesenian tradisional dengan suasana khas alam perdesaan. Jembatan gantung artistik di atas aliran sungai merupakan lokasi favorit bagi para penggemar fotografi.

Di sini juga terdapat komunitas belajar yang disebut Kampoeng Nusantara. Desa wisata yang berharap menjadi Venesia Indonesia ini juga menyajikan paket khusus wisata Dinner on The River, sensasi menikmati makan malam (romantic dinner) di atas sungai dengan suguhan kuliner tradisional dan iringan musik etnis Jawa.

Bagi penggemar petualangan, susur Gua Cokakan sambil menikmati stalaktit dan stalakmit khas gua-gua karst Gunungkidul bisa menjadi pilihan. Berbagai fasilitas menarik tersedia. Salah satu yang terus dikembangkan adalah cottage unik tempat menginap bagi wisatawan.

Desa Wisata Umbulrejo

Merupakan Desa Wisata dengan alam yang sejuk dan indah. Desa Wisata Umbulrejo terletak di Desa Umbulrejo Kecamatan Ponjong sekira 22 kilometer ke arah timur Kota Wonosari. Daya tarik wisata yang dapat dinikmati adalah Wisata Beton Indah, yaitu tempat pemancingan dan warung-warung lesehan yang menyajikan ikan tawar dengan aneka masakan yang lezat.

Di sini juga terdapat arena outbond cukup luas dan dikelilingi gunung-gunung hijau. Ada pula Gua Cokro, sebuah gua vertikal, atau dalam Bahasa Jawa disebut luweng, berkedalaman 18 meter. Wisatawan dapat menikmati caving dan pemandangan yang eksotis di perut bumi.

Desa Wonosadi

Desa Wisata Wonosadi terletak di Dusun Duren dan Sidorejo Desa Beji Kecamatan Ngawen, kurang lebih 35 kilometer dari Wonosari. Nama Wonosadi sebenarnya adalah nama hutan yang terletak di lereng perbukitan di dua dusun tersebut.

Hingga sekarang, hutan ini masih sangat terjaga kelestarian dan kaya berbagai flora dan fauna, serta terdapat batu-batu alam berukuran besar yang konon merupakan hasil letusan Gunung Merapi Purba. Hal ini disebabkan adanya kepercayaan masyarakat yang merasa diberi wewenang dan tanggung jawab oleh pemilik hutan, yaitu Pangeran Onggolotjo, seorang putra keturunan Majapahit.

Atraksi wisata yang bisa dinikmati di Desa Wisata Wonosadi antara lain wisata spiritual, dengan mengunjungi tempat sakral seperti Watu Gendhong, Kali Ndek, dan Sendang Karang Tengah.

Selain itu, ada home industri kerajinan bambu. Anda dapat melihat upacara tradisional, seperti Rasulan, Sadranan, Mboyong Dewi Sri, Midang, Mantenan, Puputan, Mitoni, Ruwatan.

Lebih dari itu, wisatawan dapat menikmati dan berlatih kesenian Rinding Gumbeng, kesenian khas Wonosadi yang dipercaya sebagai kesenian tertua di Jawa.

Dusun Garotan

Dusun Garotan terletak 25 kilometer, utara Kota Wonosari atau 60 kilometer ke arah timur Yogyakarta. Mudah dijangkau, karena jalan menuju lokasi sudah beraspal dengan sajian alam penuh rimbun pepohonan dan udara segar.

Dusun Garotan terkenal dengan kerajinan khasnya berupa cor besi dalam bentuk lampu antik, kursi taman, dan lain-lain. Suasana perdesaan alami memungkinkan wisatawan untuk ikut merasakan kehidupan dengan bercocok tanam, gotong royong, dan lain-lain.

Dusun Bobung

Hampir semua masyarakat di Dusun Babung bermatapencarian pokok sebagai perajin topeng kayu dan kerajinan batik kayu lain. Bobung juga sangat mudah dijangkau, termasuk bus wisata.

Bobung termasuk dalam wilayah Desa Putat, Kecamatan Patuk, yang hanya berjarak 10 kilometer arah timur Kota Wonosari atau 30 kilometer arah timur Kota Yogyakarta. Untuk menuju desa wisata ini juga tidak terlalu sulit. Selain lokasi menuju desa ini sudah beraspal mulus juga dilalui angkutan umum.

Selain itu, para wisatawan juga dapat menikmati udara segar lereng bukit perdesaan, di antaranya tracking di Bukit Nglanggeran.