Dua Investor Serius pada Industri Pengolahan Batu Kulon Progo

Bupati Kulon Progo mengamati produk olahan batu dalam Kulon Progo Expo 2014. (Foto: Pemkab Kulon Progo)
Bupati Kulon Progo mengamati produk olahan batu dalam Kulon Progo Expo 2014. (Foto: Pemkab Kulon Progo)

Kulon Progo, JOGJADAILY ** Ada produk baru yang dipajang di stand Kulon Progo Expo 2014. Produk baru tersebut adalah pengolahan batu. Meskipun pengolahan batu saat ini masih diolah di luar Kulon Progo karena keterbatasan alat, kualitasnya telah layak diekspor. Diharapkan, setelah sertifikasi dan adanya peralatan, usaha ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Yang membuat kami senang, dalam setiap Expo dapat ditampilkan potensi produk baru dari Kulon Progo,” ujar Bupati Kulon Progo, Hasto Wardoyo, usai menyaksikan beberapa stand Kulon Progo Expo 2014 bersama Wakil Bupati, Sutedjo, serta para pejabat Pemda dan tamu undangan, Jumat (17/10/2014).

Menurut Dokter Hasto, begitu Bupati akrab disapa, saat ini sudah ada dua investor yang serius ingin bekerja sama dalam pengolahan batu. Sedangkan untuk sertifikasi memerlukan waktu lebih kurang setengah tahun. Diharapkan, pertengahan tahun 2015 atau akhir tahun 2015 sudah dapat diproduksi.

“Karena kualitasnya bernilai ekonomi tinggi, pangsa pasar utamanya untuk ekspor, meskipun tidak menutup kemungkinan untuk pasar lokal,” paparnya, seperti diberitakan laman Pemkab Kulon Progo.

Produk olahan batu yang dipajang di stand Perumda Aneka Usaha sangat bagus, baik produk yang bertujuan untuk ekspor, maupun olahan batu yang digunakan untuk konsumsi lokal.

Tingkatkan Ekspor

Hingga 2012, perekonomian Kabupaten Kulon Progo masih mengandalkan pendapatan daerahnya dari sektor pertanian. Pemerintah daerah terus berupaya memanifestasi komoditas unggulan sebagai alternatif untuk memberikan kontribusi peningkatan Pendapatan Asli Daerah.

Hal ini tampak dari perkembangan nilai ekspor komoditas unggulan hasil industri ke beberapa negara eksportir, seperti Jepang, Belanda, dan Australia.

Untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah, Pemerintah Daerah Kabupaten Kulon Progo terus berupaya meningkatkan volume maupun nilai ekspor komoditas unggulan tersebut dan memasarkan produk unggulan hasil industri melalui program paket wisata, pameran, dan promosi ke luar daerah.

Produk-produk unggulan Kabupaten Kulon Progo tersebar di beberapa kecamatan, antara lain industri rumah tangga kerajinan agel terpusat di Kecamatan Pengasih, Sentolo, dan Nanggulan.

Selain itu, pabrik arang briket di Kecamatan Sentolo, kerajinan kayu di Kecamatan Sentolo, gula kristal di Kecamatan Girimulyo, dan pabrik wig di Kecamatan Wates.