Masuki Pasar Global, Pemprov DIY Adakan Jogja Trade Expo 2014

Pembukaan Jogja Trade Expo 2014. (Foto: Pemprov DIY)
Pembukaan Jogja Trade Expo 2014. (Foto: Pemprov DIY)

Kota Yogyakarta, JOGJADAILY ** Pameran Jogja Trade Expo 2014 (JTE) dibuka sejak Rabu (15/10/2014) di Jogja Expo Center (JEC). Anda dapat menikmati Pameran Produk Ekspor Daerah, 15-19 oktober 2014.

Kegiatan ini diikuti peserta dari luar DIY dan luar Pulau Jawa. Peserta pameran menampilkan produk unggulan kerajinan Indonesia, di antaranya handy craf, furnitur, produk kreatif, produk edukatif. Semua produk unggulan di Indonesia itu menempati Hall B dan diikuti 100 stand.

Pameran sekaligus menggandeng IT Expo dengan produk-produk terbaru dan Jogja digital printing yang menampilkan mesin-mesin garmen dan digital.

Dalam sambutan tertulis Gubernur DIY Sultan Hamengku Buwono X yang dibacakan Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Didik Purwadi, saat pembukaan pameran, disampaikan bahwa untuk membangun ekonomi daerah, perlu identifikasi unggulan potensi daerah, potensi pasar.

Dengan demikian, kata Sultan, ajang promosi atau publikasi, pameran mempunyai arti penting sebagai bahan referensi dan informasi, serta promosi produk unggulan yang dimiliki masing-masing daerah di Indonesia. Selain itu, dapat dipakai buyer untuk melakukan bisnis maupun investasi yang diinginkan.

“Pameran ini sekaligus menjadi peluang dan kesempatan yang baik dalam meningkatkan kemampuan pelaku usaha dalam mengelola pengembangan dalam jejaring (networking) yang bisa dikembangkan” tutur Sultan, seperti diberitakan laman Pemprov DIY.

Lebih lanjut dikatakan, dengan pameran ini, produsen dan konsumen dapat berinteraksi langasung. Demikian pula pelaku usaha akan mendapatkan ide-ide baru untuk memenuhi permintaan pasar, dengan meningkatkan kualitas, kreativitas, motif, gaya, dan warna yang dapat bersaing di pasar global.

Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM DIY, Riyadi Ida Bagus Salya Subali, melaporkan, kondisi perkembangan dan perdagangan DIY, sampai saat ini tentu masih memerlukan kerja sama semua pihak untuk dapat ditingkatkan dengan segala upaya. Harapannya, produk-produk ekspor DIY akan semakin luas jangkauannya, terlebih usaha mikro kecil dan menengah untuk menyusun strategi yang tepat dalam peluang bisnis secara baik.

Hadir dalam pembukaan pameran, Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan RI, jajaran Forkompimda DIY, perwakilan kabupaten/kota se-DIY, Ketua Kadinda DIY, Ketua Dekranasda DIY, Kepala SKPD yang membidangi Industri Perdagangan dan Koperasi DIY, dan beberapa Ketua Dekranas Kab/Kota dari luar Yogyakarta, dan beberapa buyer dari Tiongkok, Brunei Darussalam, Turki, Malaysia, dan Singapura.