Hampir Punah, Pemkab Sleman Revitalisasi Wayang Topeng Pedalangan

Wayang topeng. (Foto: RRI Jogja)
Wayang topeng. (Foto: RRI Jogja)

Sleman, JOGJADAILY ** Menurut kajian Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sleman, hanya ada satu kesenian jenis wayang topeng pedalangan di Sleman. Kesenian ini termasuk langka dan sangat dikhawatirkan punah. Wayang topeng pedalangan memiliki keunikan tersendiri serta layak dilestarikan.

Pementasan revitalisasi seni dari sanggar topeng pedalangan Gondo Wasitan, Ngajeg, Tirtomartani. digelar pada Jumat (31/10/2014) di Balai Desa Tirtomartani Kalasan. Pementasan melakonkan ‘Bancak Nagih Janji’.

Kegiatan revitalisasi bermaksud meningkatkan peran dan fungsi unsur-unsur budaya lama yang masih hidup di masyarakat dalam konteks baru. Revitalisasi tetap mempertahankan keaslian dengan esensi mengangkat kembali kesenian yang hampir punah, agar terjaga kelestariannya dengan cara, minimal mendokumentasikan secara tekstual dan visual.

“Kegiatan ini sangat penting, karena revitalisasi adalah dalam upaya pemerintah daerah untuk melestarikan dan menghidupkan kesenian yang hampir punah,” ujar Kepala Dinas Budpar Sleman, Ayu Laksmidewi, seperti dirilis Humas Pemkab Sleman.

Ayu mengaku bahwa budaya dari luar berimbas pada terkikisnya kesenian lokal, sehingga banyak generasi muda saat ini tidak mengenal kesenian-kesenian mereka sendiri. Mereka sering kali lupa akan identitas dan jatidiri mereka sebagai orang Indonesia.

“Kegiatan ini juga diharapkan dapat memberikan edukasi kepada masyarakat dan juga memberikan kesadaran bagi masyarakat agar mau melestarikan potensi-potensi budaya lokal mereka yang sangat luar biasa. Karena, banyak dari kesenian ini mengandung pesan-pesan nilai-nilai yang luhur,” paparnya.

Ayu berharap, setelah dilaksanakan revitalisasi ini, Kesenian Topeng Pedalangan Gondo Wasitan dapat tampil secara reguler dan memperoleh dukungan semua pihak.

Dinas Budpar Sleman juga meminta masyarakat proaktif untuk melapor, bila ada kesenian-kesenian lokal yang layak dilestarikan atau hampir punah. Hasil laporan dari masyarakat akan ditindaklanjuti tim yang telah disiapkan Dinas Budpar Sleman untuk mengkaji kesenian tersebut.

Saat ini, pengelola Topeng Pedalangan Gondo Wasitan di Dusun Ngajeg Tirtomartani adalah Ki Sugeng Cermohandoko dan Ki Suparno.