Usai Dilantik, Rektor UGM Teken Kontrak Politik Dengan Mahasiswa

PELANTIKAN REKTOR UGM – Rektor baru Universitas Gadjah Mada, Dwikorita saat melakukan prosesi pengambilan sumpah jabatan di balai senat UGM, Senin (24/11/2014). Dwikorita berjanji untuk melanjutkan dan mempertajam misi dan visi rektor UGM periode 2012 – 2017.
PELANTIKAN REKTOR UGM – Rektor baru Universitas Gadjah Mada, Dwikorita saat melakukan prosesi pengambilan sumpah jabatan di balai senat UGM, Senin (24/11/2014). Dwikorita berjanji untuk melanjutkan dan mempertajam misi dan visi rektor UGM periode 2012 – 2017. (Foto: Humas UGM)

Sleman, JOGJADAILY ** UGM baru saja melantik rektor baru Dwikorita Karnawati untuk menggantikan posisi pratikno yang kini menjabat sebagi menteri sekretaris negara cabinet kerja Jokowi – JK. Serah terima jabatan dilaksanakan di balai senat UGM pada Senin (24/4/2014). Seusai pelantikan, dwikorita sempat menandatangani kontrak politik nawa citta gadjah mada dengan salah satu perwakilan mahasiswa dari badan eksekutif mahasiswa (BEM UGM).

Jelang Pelantikan, BEM UGM sempat melakukan aksi untuk menyambut rektor baru dwikorita. dalam aksi damai itu, mahasiswa mendesak dwikorita untuk menandatangani kontrak politik bersama mahasiswa.“Kami minta rektor baru, ibu dwikorita untuk menandatangani kontrak politik dengan mahasiswa,” Ujar Presiden BEM UGM, Aditya Erwin, Senin (14/11/2014).

Aditya mengaku kontrak politik itu sebagai tanda bentuk komitmen rektor baru dengan mahasiswa. Sebagai arah kebijakan rektor hingga 2017 mendatang. Mahasiswa juga menekankan pentingnya transparansi dalam pembangunan ke depan. Termasuk keterbukaan program penetapan besaran biaya kuliah bagi mahasiswa.

Total ada Sembilan poin yang menjadi kesepakatan dalam kontrak politik itu. Berikut rincian kesembilan poin kesepakatan tersebut.

  1. Bahwa akan melanjutkan, mempertajam, dan melaksanakan visi dan misi rektor periode 2012-2017 dengan baik dan benar.
  2. bahwa akan menjaga dan meningkatkan penjaminan mutu Universitas Gadjah Mada sebagai perguruan tinggi berkelas dunia yang unggul, inovatif dan mengabdi pada kepentingan bangsa dan kemanusiaan yang dijiwai nilai – nilai kebudayaan bangsa berdasarkan pancasila.
  3. Bahwa akan memperhatikan dan menjamin hak mahasiswa dengan beban biaya kuliah yang berkeadilan dalam mendapatkan pelayanan akademik, pemanfaatan fasilitas dan sumber daya kampus, serta informasi akademik dan peningkatan mutu akademik dalam menempuh pendidikan hingga kelulusannya di Universitas Gadjah Mada.
  4. Bahwa akan meningkatkan kualitas dan kedisiplinan sumber daya manusia, yang dalam hal ini adalah para dosen dan karyawan, dalam pelayanannya terhadap Universitas Gadjah Mada dan mahasiswa.
  5. Bahwa akan mengawasi dan mengevaluasi dan membenahi system kurikulum yang masih belum berjalan dengan baik dibeberapa fakultas serta melakukan sosialisasi yang baik terhadap proses pembelajaran IT yang diberlakukan kepada mahasiswa, terkhusus kepada dosen selaku penentu arah pembelajaran di dalam kelas.
  6. Bahwa terkait infrastruktur akan dilakkukan beberapa hal, yaitu mengevaluasi pembangunan gedung – gedung milik Universitas Gadjah Mada yang bermasalah, melakukan sosialisasi dan komunikasi dua arah dengan pihak terkait tentang rencana pembangunan dan atau renovasi dibeberapa tempat di Universitas Gadjah Mada, serta memperhatikan fasilitas difabel.
  7. Bahwa akan bertindak transparan dan bertanggung jawab dalam hal pendanaan, terutama yang berkenaan dengan asset dan hal – hal yang bersentuhan langsung dengan kepentingan kemahasiswaan.
  8. Bahwa akan menjunjung semangat penelitian dan pengabdian kepada seluruh civitas akademika Universitas Gadjah Mada dengan melakukan sosialisasi dan komunikasi secara menyeluruh tentang kegiatan terkait penelitian dan pengabdian.
  9. Bahwa akan melakukan sosialisasi tentang posisi Universitas Gadjah Mada terhadap pertanggungjawabannya kepada pemerintah paska perubahan status Universitas Gadjah Mada menjadi perguruan tinggi berbadan hukum (PTN BH).