Dorong Potensi Kelautan, UGM Mencanangkan Fakultas Maritim

Dukung Pemerintah - Rektor UGM Dwikorita bersama Ketua Bappenas, Andrinof Chaniago menjadi pembicara dalam diskusi yang bertajuk “Sumbang Pemikiran Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015 – 2019” di gedung Bappenas, Kamis (11/12/2014). Melalui program tri darma perguruan tinggi, UGM akan terus membantu visi Pemerintah termasuk Mewujudkan poros maritim.
Dukung Pemerintah – Rektor UGM Dwikorita bersama Ketua Bappenas, Andrinof Chaniago menjadi pembicara dalam diskusi yang bertajuk “Sumbang Pemikiran Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015 – 2019” di gedung Bappenas, Kamis (11/12/2014). Melalui program tri darma perguruan tinggi, UGM akan terus membantu visi Pemerintah termasuk mewujudkan poros maritim. (Foto: UGM Press)

Kota Jogja, JOGJADAILY ** Universitas Gadjah Mada (UGM) berencana membentuk fakultas maritim. Langkah tersebut diambil menyusul program pemerintah untuk mengembalikan jati diri bangsa sebagai negara poros maritim. Rektor UGM Dwikorita mengaku telah melakukan kajian mendalam untuk menentukan arah kurikulum ini.

UGM adalah salah satu perguruan tinggi (PT) yang sejauh ini terlihat serius mendukung terbentuknya negara maritim Indonesia. Bahkan sebelum Presiden Joko Widodo menggelontorkan visi kemaritiman. Sebagai wujud dukungannya, Baru – baru ini UGM berencana membentuk fakultas maritim.

Rencananya pematangan kurikulum ini selesai dalam dua tahun ke depan. Dwikorita mengaku masih menentukan bentuk pasti kurikulum ini. “Bentuk pasti kurikulum masih dalam proses kajian mendalam, Apakah berbentuk fakultas, Jurusan atau Pusat studi,” Jelas Dwikorita seperti dilansir laman resmi UGM Press, Jum’at (5/12/2014).

Namun demikian, Dwikorita menjelaskan bahwa untuk mengembangkan konsep maritim perlu adanya pembahasan tentang banyak hal, Seperti kebudayaan, Kebijakan dan infrastruktur kelautan. Melihat kompleksias tersebut, Dwikorita mengaku adanya peluang terbentuknya fakultas maritim, Karena pengembangan ilmu dengan format fakultas akan lebih baik dibanding hanya sekedar jurusan.

Kini UGM terus melakukan evaluasi perihal pengembangan keilmuan ini, Termasuk mengkaji dukungan dan kapasitas. Sementara Kepala Subdit Kerjasama Internasional UGM, I Made Andi Arsana mengatakan bahwa UGM memiliki sumber daya manusia yang cukup untuk mendukung pengembangan keilmuan ini. “UGM memiliki tenaga ahli bidang Perikanan dan Pelabuhan,” Kata Andi. Jum’at (5/12/2014).

Senada dengan Andi, Dekan Fakultas Psiklogi UGM Supra Wimbrarti mengaku Program studi yang terkait kemaritiman harus dibuka yang berakses langsung ke laut. Menurutnya, Dari 3000 perguruan tinggi, hanya ada14 PT dan 3 Politeknik yang mempunyai 31 prodi kemaritiman.

Poros Maritim

Visi Gubernur DIY, Among tani dagang layar belakangan kembali mengemuka setelah Presiden Jokowi bertekad menentukan visi serupa, membangun poros maritim. Tidak ingin ketinggalan, UGM turut memberikan dukungan demi terwujudnya visi ini.

Banyak hal yang harus dilakukan untuk mewujudkan poros maritim, Sejauh ini UGM terlihat memiliki peran besar untuk mewujudkan visi ini. Bahkan dalam acara dies natalis ke-65 UGM beberapa waktu lalu, Dwikorita berjanji untuk membantu program pemerintah melalui program tri darma perguruan tinggi.

Berbagai cara telah ditempuh UGM untuk merealisasikan visi poros maritim. Nelayan dipandang sebagai ujung tombak visi ini. Untuk itu UGM meluncurkan program pembekalan untuk para nelayan. Seperti Penerapan teknologi untuk membantu kerja para nelayan. “ Kita mencoba mengaplikasikan teknologi untuk para nelayan di Pulau – pulau Mandiri,” Ungkap Dwikorita.

Melalui program tri darma perguruan tinggi, UGM berencana untuk melakukan hilirasi produk hasil penelitian dan pengabdian pada masyarakat. UGM menggandeng Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk mewujudkan program ini. Dwikorita mengaku, kini keduanya tengah mengupayakan pengembangan pulau – pulau mandiri, Dalam bidang energi, Ekonomi dan pangan.