Perekonomian DIY 2015 Diprediksi Capai 5,4 Persen

Perekonomian DIY - Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwana X saat mengikuti sarasehan pembangunan kamaritiman di UGM, Kamis (28/8/2014). Perekonomian DIY pada 2015 diprediksi mengalami lonjakan, 5,4 persen. (Foto: UGM Press)
Perekonomian DIY – Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwana X saat mengikuti sarasehan pembangunan kamaritiman di UGM, Kamis (28/8/2014). Perekonomian DIY pada 2015 diprediksi mengalami lonjakan, 5,4 persen. (Foto: UGM Press)

Kota Jogja, JOGJADAILY ** Membaiknya perekonomian Amerika Serikat (AS) memiliki pengaruh besar terhadap pertumbuhan perkonomian DIY. Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPBI) DIY Arief Budi Santoso memprediksi perekonomian DIY tahun depan akan mengalami lonjakan.

Arief memperkirakan pertumbuhan perekonomian DIY pada tahun 2015 akan mencapai angka 5,4 persen. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan angka tahun 2014 yakni 4,9 persen. Aktivitas ekspor yang mulai bergeliat dipandang sebagai salah satu pemicu pertumbuhan perekonomian pada tahun depan.

Membaiknya perekonomian AS memiliki dampak positif, Karena sebagian besar tujuan ekspor DIY adalah AS. “Sebesar 41 persen ekspor barang DIY menuju ke AS,” Ungkap Arief. Kondisi ini tentu menguntungkan untuk DIY, Untuk itu Arief berharap Pemerintah untuk lebih meningkatkan jumlah ekspornya.

Tekstil, Kulit dan kerajinan tangan masih menjadi primadona barang eksor DIY ke AS. Arief mengungkapkan, Kenaikan harga bahan bakar bersubsidi hingga tarif listrik tidak akan mempengaruhi daya beli. Dampak kenaikan disejumlah sektor tersebut hanya akan berlangsung selama tiga bulan saja.

Arief mengaku selain sektor jasa, Bisnis perhotelan masih menjadi salah satu penyumbang pertumbuhan ekonomi yang cukup besar. Belakangan tingkat pertumbuhan bisnis perhotelan marak di DIY. Sementara konsumsi rumah tangga menyumbang pertumbuhan ekonomi sebanyak 55 persen.

Kepala Badan Perencanaan Daerah (Bappeda) DIY Tavip Agus Riyanto. Pihaknya mengaku tahun depan perekonomian DIY akan meningkat. “Pada gelaran investing Jogja 2014 menunjukkan minat sejumlah investor untuk berinvestasi di DIY,” Tuturnya, Rabu (17/12/2014).

Tingginya minat investor ke DIY dipengaruhi oleh pembangunan proyek bandara yang kini berlangsung di Kulon Progo. Sejumlah kawasan yang berdekatan dengan bandara bakal menjadi sasaran para investor.“Banyak investor yang tertarik menanamkan modal di Kulon Progo,” Imbuh Tavip.

Pengusaha Lokal

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwana X mengajak Kepala Daerah dan pengusaha untuk menjadikan DIY sebagai Jogjakarta logistic hub. Pemerintah memberikan kesempatan para pengusaha lokal untuk meningkatkan nilai investasi DIY dengan layanan big push.

“Langkah yang tepat dalam memanfaatkan big push menjadi generator ekonomi oleh pengusaha lokal, Atau setidaknya melalui kemitraan agar uang yang beredar di DIY bisa lebih besar,” Ungkap Sultan beberapa waktu lalu.