Berencana Bangun Pelabuhan Ikan, Bantul Tunggu Respons Pemerintah Pusat

Hasil tangkapan ikan - Bupati Bantul Sri Surya Widiati mengunjungi tempat hasil tangkapan ikan, Selasa (12/2/2014). Kini Pemkab Bantul tengah mengupayakan pembangunan pelabuhan untuk meningkatkan hasil tangkapan. (Foto: Pemkab Bantul)
Hasil tangkapan ikan – Bupati Bantul Sri Surya Widiati mengunjungi tempat hasil tangkapan ikan, Selasa (12/2/2014). Kini Pemkab Bantul tengah mengupayakan pembangunan pelabuhan untuk meningkatkan hasil tangkapan. (Foto: Pemkab Bantul)

Bantul, JOGJADAILY ** Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul berencana membangun pelabuhan pendaratan ikan di wiilayah pesisir laut selatan. Pada akhir 2014 lalu Pemkab telah mengajukan usulan kepada kemernterian kelautan dan perikanan (KPP).

Keinginan Pemkab Bantul untuk segera membangun pelabuhan ikan sedikit tertunda karena harus menunggu jawaban dari Pemerintah Pusat. Kasi pemberdayaan masyarakat pesisir DKP Bantul Isti Warsono mengaku Pemkab kini tengah menunggu jawaban dari pemerintah pusat atas usulan tersebut.

“Kalau untuk tahapanya dari dinas sudah berupaya berkirim surat ke kementerian kelautan dan perikanan terkait pelabuhan pendaratan ikan, namun belum ada tanggapan balik dari pusat,” Ungkap Isti, Minggu (11/1/2015).

Pemkab Bantul tidak dapat memastikan apakah usulan tersebut akan disetujui oleh Pusat. “ Usulan ke Pemerintah Pusat sudah disampaikan sejak akhir 2014 lalu, meski begitu pihaknya sampai kini belum dapat memastikan apakah usulan tersebut akan ditanggapi positif maupun sebaliknya.

Isti mengaku untuk merealisasikan pembangunan ini cukup memakan waktu yang cukup lama. Polanya tidak hanya mendapat persetujuan pusat saja, namun juga harus mendapat persetujuan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DIY dan jajaran pejabat SKPD terkait.

“Kalau untuk menentukan kapan pelabuhan direalisasikan, saya tidak bisa menjawab karena respons dari pemerintah pusat saat ini kami juga belum tahu, kami juga tidak bisa manargetkan,” Lanjut Isti.

Pemkab memperkirakan anggaran pembangunan pelabuhan ini mencapai ratusan miliar rupiah. Namun demikian Pemkab berharap pendanaan pembangunan pelabuhan ini tidak dibebankan ke daerah.

“Kemungkinan anggaranya dari pusat dengan dana pendampingan, karena kalau dari APBD jelas tidak mungkin. Hingga kini kami juga belum berbicara lebih lanjut soal anggaran, Karen tergantung sinyal dari pemerintah,” Katanya.

Zonasi Pesisir

Terkait perlu dan tidaknya pembangunan pelabuhan ikan ini, Isti mengaku tergantung kajian pusat. Namun apabila merujuk Peraturan Daerah (Perda) zonasi pesisir pembangunan pelabuhan diupayakan yakni di kawasan pantai pandansimo sudah ada rencana indukanya.

Terkait masalah ini, Pemkab mengaku masih menunggu hasil kajian berikutnya pasalnya Perda zonasi pesisir saat ini masih dalam pembahasan antara Pemerintah daerah yang terdiri dari beberapa pejabat SKPD terkait dengan lembaga legislatif setempat.