Cegah Pengangguran, Pemkot Jogja Bekali Warga Alat Kewirausahaan

Pemberdayaan - Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti memberikan bantuan alat kewirausahaan kepada warga, Rabu (31/12/2014). Pemkot akan terus mengupayakan pelatihan kewirausahaan untuk mencegah pengangguran. (Foto: Pemkot Jogja).
Pemberdayaan – Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti memberikan bantuan alat kewirausahaan kepada warga, Rabu (31/12/2014). Pemkot akan terus mengupayakan pelatihan kewirausahaan untuk mencegah pengangguran. (Foto: Pemkot Jogja).

Kota Jogja, JOGJADAILY ** Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja melalui Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertran) memberikan bantuan berupa alat kerja kepada warga kecamatan Wirobrajan,Kelurahan Sorosutan, Pandean dan semaki.

Bantuan ini diserahkan pada 80 peserta dari 16 kelompok usaha tani yang berada dimasing masing kecamatan dan kelurahan tersebut. Penyerahan bantuan dilakukan di kantor kelurahan sorosutan, Rabu (31/12/2014).

Sebelum penyerahan ini berlangsung, Sebelumnya Dinsosnakertran telah memberikan pelatihan teknis ketrampilan kepada seluruh peserta. Kepala Dinsosnakertran Kota Jogja Hadi Mochtar mengatakan tujuan diselenggarakanya pelatihan kewirausahaan ini adalah untuk mengurangi pengangguran dan kemiskinan di Kota Jogja.

Nantinya setelah proses pelatihan, Peserta diwajibkan untuk membentuk kelompok – kelompok usaha dan akan dibekali alat kerja sebagai stimulan untuk membuka usaha secara mandiri. “Pelatihan itu seperti menjahit, Teknologi tepat guna (pembuatan bakso), Dan tenaga kerja mandiri (pembuatan tempe),” Kata Hadi.

Pemkot juga memberikan bantuan kepada penyandang disabilitas. Bantuan berupa alat bantu seperti kursi roda dan tongkat. Dan untuk meningkatkan peluang pendapatan keluarga penyandang disabilitas, Pemkot telah mempersiapkan bantuan berupa pelatihan dan modal usaha bagi keluarga.

“Bantuan yang diberikan berupa pelatihan dan modal usaha bagi keluarga penyandang disabilitas, Tujuanya agar mereka memiliki kegiatan diluar merawat para penyandang, Selain hiburan agar para keluarga ini tidak stress,” Kata Hadi.

Penyerahan bantuan akan dilakukan per paket, Setiap paket tersebut akan digunakan oleh satu kelompok dengan anggota empat hingga lima orang. Sehingga sebelum penyerahan peserta sudah membentuk kelompok bersama berserta susuan pengurus harian atau operasional.

Dinsosnakertran berharap peserta yang telah mengikuti pelatihan ini dapat membuka usaha dan dapat melaksanakan kegiatan produktif, Sehingga dapat mengurangi pengangguran dan kemiskinan di wilayah Jogja.

Sejauh ini Pemkot telah mengeluarkan dana sebesar Rp.450 juta untuk program ini, Yang antara lain terdiri dari pelatihan kewirausahaan, Pemberdayaan tenaga kerja mandiri (TKM), Teknologi tepat guna, Dan penyediaan alat bantu bagi penyandang disabilitas.

Upaya Pemerintah

Usaha Dinsosnakertran ini dilatar belakangi dari gagasan untuk memberikan usaha mandiri dan produktif bagi warga, Agar ada peningkatan peluang pendapatan. “Dinsosnakertran mempunyai tanggung jawab mengentaskan mereka dari kemiskinan, Salah satunya melalui peningkatan peluang pendapatan,” Ujar Hadi.

Walikota Jogja Haryadi Suyuti mengatakan pemeberian bantuan ini merupakan upaya Pemerintah untuk selalu dan senantiasa meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan untuk mewujudkan masyarakat yang adil, Makmur dan sejahtera.

Lanjut Haryadi, Semoga warga dapat memanfaatkan bantuan ini sebaik mungkin untuk meningkatkan ekonomi keluarga. “Pesan saya singkat saja, Semoga peralatan yang diberikan ini bermanfaat dan jangan dijual,” Ujar Haryadi.