Gandeng STTA, Bupati Siapkan Beasiswa Penerbangan Bagi Pemuda Kulon Progo

Peningkatan SDM - Bupati Kulon Progo Hasto Wardoyo saat menerima kunjungan Ketua STTA Tabri, Santoso Rabu (7/1/2015). Pemkab berencana memberikan beasiswa sekolah penerbangan kepada para pemuda di Kulon Progo. Foto: (Pemkab Kulon Progo).
Peningkatan SDM – Bupati Kulon Progo Hasto Wardoyo saat menerima kunjungan Ketua STTA Tabri, Santoso Rabu (7/1/2015). Pemkab berencana memberikan beasiswa sekolah penerbangan kepada para pemuda di Kulon Progo. Foto: (Pemkab Kulon Progo).

Kulon Progo, JOGJADAILY ** Bupati Kulon Progo Hasto Wardoyo berencana menyiapkkan beasiswa pendidian khusus penerbangan bagi pemuda kulon progo. Hal tersebut disampaikanya usai menerima kunjungan dari Sekolah Tinggi Teknologi Adisujipto kemarin, Rabu (7/1/2015). Pertemuan yang berlangsung di rumah dinas Bupati ini membahas peningkatan sumber daya manusia (SDM) menyusul pembangunan bandara internasional yang kini tengah berlangsung.

Hasto mengaku dengan adanya bandara ini membuat tuntuan masyarakat meningkat. Kedepan yang dibutuhkan tidak hanya infrastruktur namun perlu juga peningkatan kualitas SDM. Karena kedepan bandara ini membutuhkan orang yang memiliki kemampuan khusus dalam hal penerbangan.

Pihaknya berharap melalui APBD, Pemkab dapat memberikan beasiswa bagi para pemuda di Kulon Progo. “Kita harus optimis dengan adanya bandara akan membawa manfaat yang luar biasa bagi masyarakat, Untuk itu pendidikan hendakya harus dperhatikan,” Tegas Hasto, Rabu (7/1/2015).

Ketua STTA, Tabri santoso menjelaskan dengan adanya beasiswa ini nantinya akan memberikan keuntungan bagi Pemda. Pemda dapat meningkatkan SDM diwilayahnya sehingga dapat meningkatkan taraf hidup warganya dengan terjaminya pekerjaan.

Keuntungan juga akan dirasakan oleh STTA karena dengan menghasilkan lulusan yang berkualitas ini dapat meningkatkan mutu STTA di ranah Global. Hasil lulusan yang berkualitas juga dapat meningkatkan status akreditasi di masa mendatang.

Peluang Kerja

“Tahun ini Garuda Maintenance Facility (GMF) Garuda membutuhkan 1.500 orang lulusan STTA untuk bekerja sebagai AMTO (Aircraf maintenance training organization). Dengan fasilitas jaminan kesehatan, liburan dan gaji hingga enam juta,” Terang Tabri.

Kini telah dibuka jurusan DIII AMTO dengan program sertifikasi AMTO untuk maintenance pesawat terbang sipil dengan approval DKUPPU. Ini adalah hasil kerjasama STTA dengan GMF. Diperkirakan GMF akan terus kekurangan tenaga kerja hingga tahun 2025.