Gua Kidang Kencana, Sentra Salak Pondoh Andalan Kulon Progo

OBYEK WISATA BARU - Rektor In Charge Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY), Adnan Zaid, dan Asek II Bidang Perekonomian, Pembangunan, dan SDA Kabupaten Kulon Progo, Triyono menggunting pita pembukaan akses jalan masuk ke Gua Kidang Kencana di Dusun Sabrang Kidul, Desa Purwosari, Kecamatan Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo, Sabtu (10/1/2015). (Foto: Humas UTY)
OBYEK WISATA BARU – Rektor In Charge Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY), Adnan Zaid, dan Asek II Bidang Perekonomian, Pembangunan, dan SDA Kabupaten Kulon Progo, Triyono menggunting pita pembukaan akses jalan masuk ke Gua Kidang Kencana di Dusun Sabrang Kidul, Desa Purwosari, Kecamatan Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo, Sabtu (10/1/2015). (Foto: Humas UTY)

Kulon Progo, JOGJADAILY ** Sabtu (10/1/2015) Gua Kidang Kencana di Dusun Sabrang Kidul, Desa Purwosari, Kecamatan Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo, resmi dibuka.

Mewakili Bupati Kulon Progo, Asek II Bidang Perekonomian, Pembangunan dan SDA Kabupaten Kulon Progo, Triyono, dan Rektor In Charge Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY), Adnan Zaid, melakukan pengguntingan pita pembukaan akses jalan masuk ke Gua Kidang Kencana.

Destinasi baru ini dibangun oleh masyarakat setempat dengan dukungan UTY, melalui Program Hibah Bina Desa.

“Tahun 2014 ini, UTY berhasil dipercaya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (DIKTI) untuk menjalankan program Hibah Bina Desa (PHBD), dan Program Mahasiswa Wirausaha Bina Desa (MAUBISA) tahun 2014,” ujar Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan International Office UTY, Widi Fajar Widyatmoko, seperti dirilis Humas UTY.

Dipilihnya Kabupaten Kulon Progo, sambung Widi, karena jalinan kerja sama yang baik selama ini antara UTY dengan Kulon Progo tahun 2013.

Akses jalan ke Gua Kidang Kencana berupa beton sepanjang 450 meter, lebar 1 meter dan tebal 10 centimeter kini selesai dibangun. Jalan yang sebelumnya berupa semak belukar berubah lengang dan nyaman dilalui.

Destinasi ini juga mengembangkan wirausaha home industry pembuatan jenang salak, kopi biji salak, dan teh kulit salak di Dusun Sabrang Kidul yang selama ini dikenal sebagai sentra salak pondoh.

Menurut Widi, Dirjen Dikti sangat mengapresiasi kesuksesan program bina desa dan menyarankan untuk melanjutkannya di tahun 2015.

Untuk lebih mengenalkan wisata di Purwosari dan sekitarnya yang memiliki pemandangan alam indah, UTY bermaksud membuat event wisata dan olahraga berskala nasional atau pun internasional.

Program Berlanjut

Sementara itu, Kepala Desa Purwosari, Purwito, sangat berterima kasih kepada UTY, yang telah membuka objek wisata baru di wilayahnya dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan berwirausaha membuat aneka produk berbahan dasar salak melimpah di Sabrang Kidul.

Dorongan UTY mempunyai arti dan motivasi sangat besar bagi masyarakat Purwosari. Purwito berharap kepada UTY untuk terus melakukan pembinaan bagi masyarakatnya.

Triyono, mewakili Bupati Kulon Progo menyampaikan apresiasinya kepada UTY yang telah menaruh peduli pada masyarakat Kulon Progo, khususnya di Desa Purwosari.

Ia berharap, dengan dibukanya akses ke Gua Kidang Kencana akan menghidupkan wisata di daerah Purwosari dan sekitarnya. Triyono sangat mendukung bimbingan wirausaha dari UTY, karena sejalan dengan gerakan Bela dan Beli Kulon Progo, yakni membela Kulon Progo dengan membeli produk-produk lokal Kabupaten Kulon Progo.