Kulon Progo-Magelang Bahas Konektivitas Jalan menuju Bandara Internasional

KERJA SAMA - Bupati Magelang Zaenal Arifin menerima cindera mata produk Teh Suroloyo dari Bupati Kulon Progo Hasto Wardoyo, Senin (19/1/2015), di Magelang. (Foto: Humas Kulon Progo)
KERJA SAMA – Bupati Magelang Zaenal Arifin menerima cindera mata produk Teh Suroloyo dari Bupati Kulon Progo Hasto Wardoyo, Senin (19/1/2015), di Magelang. (Foto: Humas Kulon Progo)

Kulon Progo, JOGJADAILY ** Tidak lama lagi, infrastruktur jalan raya dari Magelang menuju Bandara Internasional Kulon Progo akan segera dibangun. Konektivitas jalan sangat penting bagi pertumbuhan ekonomi masing-masing kabupaten.

“Kami melakukan kunjungan ke Bupati Magelang dan jajarannya untuk membicarakan tentang kerja sama dalam membangun koneksitas infrastruktur jalan dari Magelang menuju ke Kulon Progo terus ke airport,” ujar Bupati Kulon Progo Hasto Wardoyo, Senin (19/1/2015), seperti dirilis Pemkab Kulon Progo.

Jalan Bedah Menoreh yang menyambung hingga Magelang menjadi prioritas, agar transportasi dari Magelang menuju bandara lebih lancar. Selain itu, rencana pembangunan juga diarahkan pada jembatan di sebelah Jembatan Duwet, karena satu sisi di wilayah Kulon Progo sementara sisi lainnya di wilayah Magelang.

“Ini alhamdulillah mendapat tanggapan baik. Kebetulan Bupati Magelang juga sudah merencanakan untuk membangun koneksitas infrastruktur jalan ini yang menuju Wates dan bandara,” terang Hasto.

Kerja Sama Pengembangan Teh

Kedua Pemkab juga tertarik membahas kerja sama pengembangan perkebunan teh. Kulon Progo memiliki pabrik teh dan bisa dimanfaatkan lebih optimal oleh masyarakat Kulon Progo dan sebagian masyarakat Magelang di lereng Menoreh yang wilayahnya potensial, seperti Kecamatan Salaman dan Borobudur.

Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan DIY, Sutarto, memperkuat ajakan Bupati Hasto dengan menyampaikan bahwa Gubernur DIY sangat berkomitmen pada program perkebunan teh. Salah satunya dapat dilihat dari diwujudkannya anggaran pengembangan teh.

Bupati Magelang, Zaenal Arifin, menyambut baik kunjungan dan menyatakan keinginannya untuk bersama-sama menggali dan memaksimalkan potensi untuk kemajuan bersama.

Meskipun pada pertemuan pertama belum menghasilkan kesimpulan, Bupati Magelang menugaskan kepada Sekretaris Daerah Kabupaten Magelang bersama SKPD teknis untuk menindaklanjuti pertemuan, demi kebaikan bersama.

“Akan dilakukan kajian dan pertimbangan yang cukup matang, sehingga memberi kesejahteraan masyarakat. Kepada Sekda agar mengagendakan silaturahmi ke Kulon Progo,” kata Bupati Magelang.

Kedua Bupati juga bertukar cinderamata. Selain menyerahkan batik geblek renteng, Bupati Hasto juga menyerahkan teh hasil produksi masyarakat petani Kulon Progo bekerja sama dengan PT Pagilaran.

Direktur Produksi PT Pagilaran Ngadiman, menyampaikan, peluang teh sangat potensial baik di luar maupun di dalam negeri. Produk PT Pagilaran yang diekspor sekitar 80 persen dari total produksi, dan 20 persen dikonsumsi dalam negeri.

“Di Indonesia setiap hari dengan mudah ditemui jamuan teh,” katanya.