PT Kastindo Investasikan Rp1,1 Triliun untuk Kulon Progo

MENINGKAT - Bupati Kulon Progo Hasto Wardoyo menyatakan, investasi Kulon Progo terus meningkat. (Foto: Pemkab Kulon Progo)
MENINGKAT – Bupati Kulon Progo Hasto Wardoyo menyatakan, investasi Kulon Progo terus meningkat. (Foto: Pemkab Kulon Progo)

Kulon Progo, JOGJADAILY ** Adalah PT Kastindo, sebuah perusahaan yang siap berinvestasi di Kulon Progo dalam bentuk pembangunan kawasan industri. PT Kastindo datang membawa surat resmi pada Kamis (15/1/2015) yang menyatakan bahwa mereka akan berinvestasi dalam waktu secepat mungkin, sepanjang proses mendapatkan lahan, tepat dan lancar.

“Saya kira ini suatu kemajuan yang luar biasa dalam bidang investasi, karena selama ini belum ada investor yang datang menyatakan secara tertulis ingin investasikan anggaran yang besar untuk suatu proyek yang spesifik dan deskriptif, yang akan dilaksanakan,” ujar Bupati Kulon Progo Hasto Wardoyo, seperti dirilis Pemkab Kulon Progo.

Hasto percaya, karena PT Kastindo menunjuk pekerjaan spesifik dan deskriptif dalam kawasan industri dan secara profesional, dengan feasibility studi yang bisa dipertanggung jawabkan legalitas maupun kebenaran secara ilmiah.

“Ini suatu laporan kemajuan dan perkembangan investasi di Kulon Progo yang akan dilaksanakan di tahun 2015,” tutur Bupati.

Dari hasil evaluasi, sambung Hasto, pada 2014, nilai investasi yang masuk ke Kulon Progo meningkat dibanding tahun 2013. Selama 2014, sampai dengan Minggu (18/1/2015) tercatat jumlah investasi sebesar Rp540 miliar.

“Ada beberapa investor yang sudah menginvestasikan tapi belum lapor. Dan kemungkinan masih bisa bertambah karena masih akan ada laporan yang menyusul. Nilai investasi ini meningkat dibanding tahun 2013 yang mencapai Rp340 miliar. Ini salah satu berita positif bagi masyarakat Kulon Progo,” pungkasnya.

Investasi Power Plant

Seiring pembangunan sejumlah mega proyek di Kulon Progo seperti Pelabuhan dan Bandara, sejumlah pihak meyakini akan banyak investor yang masuk ke Kulon Progo.

Pemerintah Kabupaten Kulon Progo berencana membangun stasiun energi atau LNG. Rencana ini muncul setelah Pemkab melihat potensi Pelabuhan Tanjung Adikarto yang dapat dimaksimalkan, di samping fungsinya sebagai tempat pendaratan ikan.

Pembangunan power plant di Kulon Progo diyakini dapat menjadi solusi kelangkaan energi pada masa mendatang. Apalagi mengingat Jawa Tengah dan DIY masih sangat kekurangan power plant. Perairan di wilayah DIY juga dapat dimanfaatkan untuk mendatangkan gas di Kulon Progo.

Hasto menjelasakan power plant dibutuhkan seiring dengan pertumbuhan industri di Kulon Progo yang tengah mengalami kemajuan. Seperti pabrik pasir besi, berbagai pabrik besar di Kawasan Sentolo. Kebutuhan listrik Kulon Progo akan semakin meningkat dengan beroperasinya bandara.

Pemkab Kulon Progo bahkan telah menyediakan lahan khusus untuk pembangunan power plant ini. Ia berharap, ada investor yang tertarik membangun power plant di Kulon Progo.

Power plant sangat penting. Kami menyediakan lahan seluas 50 hektare untuk berbagai pabrik di kawasan Pelabuhan Tanjung Adikarto. Pemkab Kulon Progo sangat berharap Pelabuhan Tanjung Adikarto segera beroperasi dan ada investor power plant yang akan membangun perusahaan di Kulon Progo,” Harap Hasto.