Tertarik Program KKN, Korean University Council for Social Service Kunjungi UII

TERTARIK - Korean University Council for Social Service (KUCSS) berkunjung ke Universitas Islam Indonesia (UII) hari ini, Jumat (16/1/2015), mengkaji program KKN. (Foto: Humas UII Jogja)
TERTARIK – Korean University Council for Social Service (KUCSS) berkunjung ke Universitas Islam Indonesia (UII) hari ini, Jumat (16/1/2015), mengkaji program KKN. (Foto: Humas UII Jogja)

Sleman, JOGJADAILY ** Korean University Council for Social Service (KUCSS) berkunjung ke Universitas Islam Indonesia (UII) hari ini, Jumat (16/1/2015). Kunjungan disambut pimpinan UII di Ruang Sidang VIP Gedung Rektorat GPBH Prabuningrat UII.

Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka mengetahui mekanisme pelaksanaan pelayanan sosial atau sering disebut juga dengan pengabdian masyarakat di UII, sekaligus membuka kemungkinan kerja sama, khususnya dalam hal pengabdian masyarakat berskala internasional.

Pengabdian masyarakat merupakan salah satu bagian proses pelayanan sosial sebuah perguruan tinggi kepada masyarakat. Bentuknya bisa jadi berbeda-beda, tergantung masing-masing perguruan tinggi yang melaksanakannya.

Di Indonesia pada umumnya, pengabdian masyarakat dilakukan melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) dengan menerjunkan mahasiswa langsung ke masyarakat.

Universitas Islam Indonesia (UII) juga melakukan hal sama terkait proses pengabdian masyarakat ini. Tentunya dengan penambahan poin dakwah islamiyah sebagai ruh dasar di dalamnya.

Pelaksanaan KKN di UII khususnya, dan semua perguruan tinggi di Indonesia pada umumnya, ternyata mendapat perhatian dari pelaksana pendidikan di luar negeri, termasuk KUCSS.

“UII terus berupaya untuk membuka kemungkinan kerja sama dengan universitas lain, baik dalam negeri maupun luar negeri, terutama lagi berkaitan dengan pelayanan sosial kepada masyarakat sebagai bentuk pengabdian UII kepada masyarakat,” ujar Rektor UII, Harsoyo, seperti dirilis Humas UII.

Hal senada diungkapkan Wakil Rektor I UII, Ilya Fadjar Maharika, selama ini UII telah melaksanakan program pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat dalam bentuk penyelenggaraan KKN.

Dua Program KKN

Sementara itu, menurut Kepala Pusat PST (Penelitian Sain dan Teknologi) Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (DPPM) UII, Yulianto Purwono Prihatmaji, pelaksanaan KKN di UII terdiri dari dua macam program.

“Program Reguler I yang dilaksanakan selama satu bulan penuh di mana mahasiswa akan menginap di desa yang telah ditentukan, dan Program Reguler II yang pelaksanaannya lebih lama yaitu dua bulan, namun hanya menginap di desa yang telah ditentukan pada hari-hari tertentu saja,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Direktur Eksekutif KUCSS Byong-Joo Kim bertanya kepada UII mengemukakan kemungkinan kerja sama antara KUCSS dan UII dalam bidang pelayanan masyarakat, seperti kerja sama pelaksanaan proagram sosial masyarakat dalam skala internasional.