Gagas Vokasi Maritim, Mathventure 2015 Goes To Alor UMBY Kunjungi Lapas Klas 1 Surabaya

Mathventure-2015-Lapas-Klas-1-Surabaya
VOKASI MARITIM – Tim Mathventure 2015 Goes To Alor UMBY berkunjung ke Lapas Klas 1 Surabaya. Anang Arum Pamungkas (kiri), Marlina (tengah), dan Hidayaturrahman (kanan). (Foto: Wiji Puspandini)

Surabaya, JOGJADAILY ** Sebelum bertolak ke Kupang kemudian menuju Alor Nusa Tenggara Timur, Kamis (5/2/2015), tim Mathventure 2015 Goes To Alor UMBY mengunjungi Lapas Klas 1 Surabaya di Porong, Sidoarjo. Lapas tersebut telah lima tahun mengadakan pelatihan pembangunan kapal. Sebuah bahan penting untuk menggagas vokasi kemaritiman.

“Sesuai tema Mathventure 2015 yakni literasi matematika, kunjungan ke Lapas Klas 1 Surabaya menjadi inspirasi penting bagi kevokasian maritim. Kabupaten Alor khususnya dan Indonesia pada umumnya berpotensi maritim besar. Matematika akan menjadi fondasi penting,” ujar anggota tim, Anang Arum Pamungkas.

Ia menjelaskan, program pelatihan pembangunan kapal ini terbilang unik, karena dilakukan di Lapas. Apabila pembentukan skill narapidana (napi) saja dapat dilakukan, apalagi bila hal tersebut dilakukan dalam desain pendidikan vokasi SMK Maritim.

“Literasi matematika akan meyakinkan peserta didik tentang pembangunan kapal yang berdasar matematika. Pengembangan industri maritim, energi terbarukan, perikanan, infrastruktur maritim dimulai dengan kecintaan generasi penerus pada matematika,” kata mahasiswa FKIP Matematika itu.

Anang dan anggota tim lain akan memperkenalkan literasi matematika dengan proyeksi vokasi maritim di Alor. Tidak menutup kemungkinan, SMK Maritim dapat dibangun di Pemda DIY.

“Gunungkidul, Bantul, dan Kulon Progo menyimpan potensi maritim luar biasa. Keberadaan SMK Maritim sangat diperlukan Pemda DIY. Kampus UMBY dapat menjadi pelopor diseminasi urgensi vokasi maritim di Yogyakarta,” ucap Anang.

Integrasi Literasi Matematika dan Kemaritiman

Sementara itu, anggota tim Mathventure 2015 Goes To Alor UMBY asal Alor, Hidayaturrahman, menambahkan, integrasi literasi matematika dan kemaritiman menjadi amunisi penting pengembangan masyarakat.

“Bukan hanya daerah kepulauan seperti Alor, saya pikir, banyak tempat di Indonesia membutuhkan SMK Maritim. Pemerintah sekarang punya prioritas utama pengembangan kemaritiman. Kesempatan tersebut dapat direspons positif kalangan pendidikan dengan menggagas vokasi maritim,” terang Dayat.

Mathventure 2015 Goes To Alor diinisiasi FKIP Matematika UMBY sebagai bentuk komitmen kampus kepada kesejahteraan masyarakat. Kali ini, mahasiswa akan berkunjung ke Kabupaten Alor Nusa Tenggara Timur untuk melakukan riset dan pemberdayaan masyarakat.

Tim terdiri dari Anang Arum Pamungkas, Marlina, Hidayaturrahman, dan Wiji Puspandini. Mereka akan bermukim di Alor selama sebulan.

Kunjungan ke Lapas Klas 1 Surabaya difasilitasi Dewan Pendidikan Surabaya, Ali Yusa. Dosen Universitas Muhammadiyah Surabaya tersebut adalah inisiator program pelatihan pembangunan kapal di Lapas. Sejak 2011, telah banyak napi yang ia didik membangun perahu dan kapal.

“Menjadi mahasiswa itu harus inspiratif. Lakukan saja hal ideal yang kalian pikirkan. Kalau dikerjakan dengan sepenuh hati dan kerja keras, soal hasil akan mengikuti. Pendidikan sangat penting bagi Indonesia. Apalagi matematika adalah dasar semua ilmu,” pesannya kepada tim.

Comments are closed.