Mathventure UMBY: Sepakbola Faktor Penting Semangat Generasi Muda Alor NTT

BERBAKAT - SSB MTs Negeri dalam Turnamen Bahari Cup, Selasa (3/12/2015) di Stadion Kalabahi. (Foto: Arif Giyanto)
BERBAKAT – SSB MTs Negeri dalam Turnamen Bahari Cup, Selasa (3/12/2015) di Stadion Kalabahi. (Foto: Arif Giyanto)

Kalabahi, JOGJADAILY ** Selain laut, sepakbola memegang peranan penting dalam perkembangan pendidikan generasi muda di Kabupaten Alor Nusa Tenggara Timur (NTT). Upaya merekomendasikan dan mempromosikan potensi sepakbola lokal sangat dibutuhkan untuk menginspirasi kalangan muda agar eksis dan bangga pada tanah kelahirannya.

“Sepakbola disukai hampir semua kalangan di Alor. Mulai anak-anak hingga dewasa sangat familier dengan sepakbola, bahkan kaum perempuannya. Di sepanjang jalan, setiap pengunjung Alor akan terbiasa dengan pemandangan anak-anak kecil berkaos bola,” tutur anggota Tim Mathventure 2015 Goes To Alor UMBY, Hidayaturrahman Loly, di Kalabahi, Alor, NTT.

Ia menjelaskan, ketertarikan luar biasa pelajar di Alor pada sepakbola dan laut dapat dijadikan tumpuan pendidikan untuk menyukai matematika. Sepakbola, laut, dan matematika adalah formulasi strategis mendorong kemajuan daerah melalui pendidikan.

“Bakat sepakbola pelajar Alor telah menuai prestasi nasional. Upaya khusus untuk memproyeksikan mereka pada jenjang yang lebih baik sebaiknya dilakukan dengan menggandeng banyak pihak. Para pencari bakat bisa berkunjung ke Alor langsung untuk menyaksikan potensi anak-anak yang bisa jadi sangat menjanjikan bagi persepakbolaan nasional,” tutur putra asli Kadelang, Kalabahi, Alor tersebut.

Dayat, begitu ia biasa disapa, mengatakan, kontribusi para pendidik untuk mengintegrasikan kelebihsukaan peserta didik pada sepakbola dan laut akan berimplikasi signifikan pada perubahan sosial Alor bila berdaya dukung matematika.

“Matematika adalah ilmu dasar. Kemampuan bermatematika mumpuni akan membangun cara pandang positif dan optimis. Sepakbola dan laut akan dimaknai sebagai kekuatan bila matematika dipahami sebagai ilmu yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Itu inti literasi matematika,” ungkap Dayat.

Sejauh ini, sambungnya, rekrutmen pemain yang dilakukan klub-klub besar tidak menyeluruh hingga ke daerah pelosok. Padahal, bakat terpendam itu tidak akan dapat teraktualisasi bila tanpa sentuhan klub-klub atau pihak kompeten.

“Kami tengah mengupayakan koneksi rekrutmen dan promosi pemain ke beberapa klub-klub ternama dunia. Semoga menuai hasil. Karena sekali lagi, keberhasilan promosi pemain muda ke luar negeri dapat semakin mendorong generasi penerus Alor untuk semakin berkembang,” ucapnya.

Seperti diketahui, penempuhan jalur luar negeri mensyaratkan adaptasi bahasa dan cuaca yang sama sekali berlainan. Hal tersebut membutuhkan mental dan skill yang baik.

“Berawal dari laut, sepakbola, dan matematika, penguasaan bahasa akan menjadi ketertarikan selanjutnya karena itu cara mereka naik ke tahap lebih tinggi. Mereka akan dengan senang hati melakukannya,” pungkas Dayat.

Jelang Usai

Program Mathventure 2015 Goes To Alor UMBY akan segera berakhir. Selasa (16/2/2015), pengajaran di MTs Negeri Kalabahi menjadi hari penutup. Tim kemudian melakukan penjajalan dan share pengalaman bersama para pendidik. Banyak hal didapatkan sebagai oleh-oleh ke Jogja.

SSB MTs N Kalabahi bersama Indra Sjafri. (Foto: MTs Negeri Kalabahi)
SSB MTs N Kalabahi bersama Indra Sjafri. (Foto: MTs Negeri Kalabahi)

“Meski ada hambatan, sejauh ini, program dirasa lebih dari cukup. Terutama dukungan pihak masyarakat dan sekolah, di samping anak-anak yang menyenangkan, rasanya masih kurang cukup waktu. Banyak hal inspiratif kami dapatkan di sini,” tambah anggota tim lain, Marlina.

Mathventure 2015 Goes To Alor UMBY diinisiasi FKIP Matematika UMBY untuk mengajarkan literasi matematika. Tema yang dipilih kali ini adalah ‘Literasi Matematika dalam Konteks Kewirausahaan dan Promosi Daerah’.