Hotel Dermaga Keluarga, Inapan Wisata Bahari Jogja

NUANSA BAHARI - Suasana kamar yang nyaman di Hotel Dermaga Keluarga Sonoewu Yogyakarta. (Foto: Marlina Giyanto)
NUANSA BAHARI – Suasana kamar yang nyaman di Hotel Dermaga Keluarga Sonosewu Yogyakarta. (Foto: Marlina Giyanto)

Kota Yogyakarta, JOGJADAILY ** Anda pencinta wisata bahari, atau kini juga biasa disebut wisata maritim? Bila benar, Anda pasti cukup tahu tentang indahnya pantai selatan Yogyakarta. Kini, Jogja tidak hanya lekat dengan Pantai Parangtritis yang terkenal itu. Anda dapat mencoba destinasi pantai baru di Gunungkidul, Bantul, dan Kulon Progo.

Menariknya, selain mulai memanjakan wisatawan bahari dengan terus bertambahnya obyek wisata bahari berikut pernak-perniknya yang mengesankan, Jogja juga memiliki inapan bernuansa bahari. Namanya, Hotel Dermaga Keluarga. Dari namanya saja, Anda pasti telah percaya bahwa hotel ini didedikasikan pada kalangan pencinta bahari.

“Kami hendak menghilangkan kesan bahwa bahari identik dengan TNI Angkatan Laut. Apalagi kesannya tentara kan sangar-sangar. Tidak demikian. Hotel Dermaga Keluarga terbuka bagi siapa saja yang ingin merasakan nuansa kebaharian di Jogja,” ujar Sales Marketing Hotel Dermaga Keluarga, Clara Widhiatie, kepada Jogja Daily, beberapa waktu lalu, di Ambarbinangun, Yogyakarta.

Hotel yang berkolaborasi dengan Museum Bahari Yogyakarta tersebut dapat Anda reservasi di Jalan RE Martadinata 69 Wirobrajan dan Jalan Sonosewu Baru 470 Ambarbinangun Yogyakarta. Dua alamat ini menawarkan pelayanan yang sedikit berbeda namun tetap dengan nuansa bahari.

“Untuk Dermaga Wirobrajan, kami memiliki Deluxe Room, Suite Room, restoran, area parkir, meeting room, free wifi, dan pengunjung dapat sekaligus berkunjung ke Museum Bahari Yogyakarta. Sementara Dermaga Sonosewu menyediakan 17 Standar Rooms, 3 Junior Suite Rooms, 1 Dormitory Hall, 8 Family Rooms, Function Hall, meeting room, dan restoran,” jelas Clara.

Anda tidak perlu ragu dengan harga yang ditawarkan. Menurut Clara, bagi pengunjung rombongan dapat memilih Dermaga Sonosewu karena memiliki area parkir yang lebih luas, dengan penawaran harga group.

“Misalnya untuk Dormitory Hall. Pengunjung serasa menginap di asrama atau barak dengan kapasitas 100 bed. Kita tawarkan dengan harga sangat murah, Rp100 ribu per bed. Bagi rombongan wisata bahari dari kalangan pelajar, sangat cocok menginap di Dermaga Sonosewu,” tutur alumnus Universitas Atma Jaya Yogyakarta tersebut.

Jogja Maritim

Sejak 2012, Pemerintah DIY gencar mewacanakan Among Tani Dagang Layar, sebuah visi tentang saatnya Jogja memutar kemudi ke arah maritim. Eksplorasi laut lebih masif untuk kesejahteraan masyarakat Jogja mulai dirintis dengan beberapa program infrastruktur seperti pelabuhan dan jalan raya penghubung.

KOLABORASI - Museum Bahari Yogyakarta tampak dari depan. Hotel Dermaga Keluarga Wirobrajan menjadi satu areal dengan museum. (Foto: Arif Giyanto)
KOLABORASI – Museum Bahari Yogyakarta tampak dari depan. Hotel Dermaga Keluarga Wirobrajan menjadi satu areal dengan museum. (Foto: Arif Giyanto)

“Mendukung visi maritim DIY tersebut, Hotel Dermaga Keluarga dapat menjadi referensi sangat penting, karena hanya hotel ini yang berkonsep maritim. Jadi, jangan lupa menginap setelah berplesir wisata bahari Jogja,” kata Clara.

Ia menekankan pentingnya mengenalkan kebaharian kepada generasi muda khususnya, tentang Indonesia yang sejarahnya memang tersohor karena kekuatan maritimnya, juga Indonesia yang kaya raya kelautannya.

“Menginap di Hotel Dermaga Keluarga bukan hanya melepas penat, tapi juga internalisasi kebaharian yang sangat penting bagi masa depan Indonesia,” pungkas Clara.