Dana PSKS Tahap II untuk 5.881 KK Kecamatan Dlingo Bantul Mulai Dibagikan

PSKS - Pemberian bantuan Program Simpanan Keluarga Sejahtera (PSKS) di Kantor Pos Dlingo, Selasa (25/11/2014). (Foto: Humas Polres Bantul)
PSKS – Pemberian bantuan Program Simpanan Keluarga Sejahtera (PSKS) di Kantor Pos Dlingo, Selasa (25/11/2014). (Foto: Humas Polres Bantul)

Dlingo, JOGJADAILY ** Dana Program Simpanan Keluarga Sejahtera (PSKS) Tahap II bagi 5.881 KK penerima manfaat di Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul, mulai dibagikan hari ini, Senin (13/4/2015). Pembagian disalurkan di Kantor Pos Cabang Dlingo hingga Jumat (17/4/2015).

Dirilis Kecamatan Dlingo, masyarakat penerima manfaat mulai mengantre pukul 07.00 pagi. Pada hari pertama, sejumlah 613 KK warga Desa Dlingo dan 695 KK warga Desa Mangunan menerima dana, masing-masing Rp600 ribu untuk penerimaan 3 bulan.

Meskipun diharapkan dana yang disalurkan menjadi simpanan, kebanyakan penerima manfaat mengambil tunai keseluruhan penerimaan tahapan ini, dengan alasan banyak kebutuhan yang membutuhkan pendanaan.

Pelaksanaan hari pertama penyaluran dana PSKS berjalan tertib, aman, dan lancar. Ketertiban, keamanan, dan kelancaran pelaksanaan penyaluran dana PSKS tergantung bagaimana masyarakat mengacu jadwal jam-jam layanan untuk masing-masing pedukuhan yang telah disampaikan informasinya melalui dukuh masing-masing, sehingga antrean tidak menumpuk atau terlalu panjang. Harapannya, penyaluran dana PSKS Tahap II di Kecamatan Dlingo berjalan sukses.

Jadwal selanjutnya, Selasa (14/4/2015) untuk Desa Muntuk sejumlah 1.221 KK; Rabu (15/4/2015) untuk Desa Jatimulyo sejumlah 940 KK; Kamis (16/4/2015) untuk Desa Terong sejumlah 741 KK; dan Jumat (17/4/2015) untuk Desa Temuwuh sejumlah 871 KK.

Tentang PSKS

Dirilis Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K), Program Simpanan Keluarga Sejahtera diberikan kepada keluarga pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang merupakan pengganti Kartu Perlindungan Sosial (KPS).

Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) adalah penanda keluarga kurang mampu yang berhak untuk mendapatkan berbagai bantuan sosial termasuk simpanan keluarga sejahtera.

Program Simpanan Keluarga Sejahtera bagi pemegang KKS merupakan program pemberian bantuan non-tunai dalam bentuk simpanan yang diberikan kepada 15,5 juta keluarga kurang mampu di seluruh Indonesia, sejumlah Rp200 ribu per keluarga per bulan. Untuk tahun 2014, dibayarkan sekaligus Rp400 ribu untuk bulan November dan Desember.

PSKS diberikan kepada keluarga kurang mampu secara bertahap diperluas, mencakup penghuni panti asuhan, panti jompo, dan panti-panti sosial lain.

Saat ini, 1 juta keluarga diberikan dalam bentuk layanan keuangan digital dengan pemberian SIM Card, sedangkan 14,5 juta keluarga diberikan dalam bentuk simpanan giro pos.

Untuk tahap awal, pembagian Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), SIM Card berisi uang elektronik, Kartu Indonesia Pintar dan Kartu Indonesia Sehat dilakukan di 19 Kabupaten/Kota masing-masing di Jembrana, Pandeglang, Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Utara, Cirebon, Kota Bekasi, Kuningan, Kota Semarang, Tegal, Banyuwangi, Kota Surabaya, Kota Balikpapan, Kota Surabaya, Kota Kupang, Mamuju Utara, Kota Pematang Siantar, dan Kabupaten Karo.

Pada 2015, secara bertahap 14,5 juta keluarga lain akan mendapatkan layanan keuangan digital dan SIM Card.