Hari Kesatuan Gerak PKK ke-43: Kesejahteraan Keluarga Perlu Kesehatan Keluarga

PENGHARGAAN - Walikota Yogyakarta, Haryadi Suyuti, memberikan penghargaan kepada pemenang lomba tingkat kecamatan yang digelar Tim Penggerak PKK Kota Yogyakarta, memperingati Hari Kesatuan Gerak PKK ke-43, di Ruang Bima Balikota Yogyakarta, Selasa (7/4/2015). (Foto: Pemkot Yogyakarta)
PENGHARGAAN – Walikota Yogyakarta, Haryadi Suyuti, memberikan penghargaan kepada pemenang lomba tingkat kecamatan yang digelar Tim Penggerak PKK Kota Yogyakarta, memperingati Hari Kesatuan Gerak PKK ke-43, di Ruang Bima Balikota Yogyakarta, Selasa (7/4/2015). (Foto: Pemkot Yogyakarta)

Kota Yogyakarta, JOGJADAILY ** Untuk mewujudkan kesejahteraan keluarga, diperlukan kesehatan keluarga. Anak-anak zaman sekarang terancam oleh jajanan sekolah yang tidak sehat.

“Ini harus menjadi atensi kita bersama. Ibu penggerak PKK ini harus mengajak anak-anak kita sarapan dulu di rumah sebelum ke sekolah,” ujar Walikota Yogyakarta, Haryadi Suyuti, di Ruang Bima Balikota Yogyakarta, Selasa (7/4/2015), memperingati Hari Kesatuan Gerak PKK ke-43.

Menurutnya, gerakan PKK sebagai wadah aktivitas sosial kemasyarakatan bagi keluarga memiliki sejarah perjalanan panjang. Selama 43 tahun pelaksanaan gerakan PKK mendukung proses pembangunan bangsa telah menunjukkan keberhasilan signifikan.

“Aktivitas PKK telah diakui secara luas sebagai gerakan dari dan oleh masyarakat yang mampu memposisikan diri sebagai mitra kerja pemerintah dalam melaksanakan pembangunan,” kata Haryadi, dirilis Pemkot Yogyakarta.

Walikota memberikan penghargaan kepada pemenang lomba tingkat kecamatan yang digelar Tim Penggerak PKK Kota Yogyakarta, pemenang lomba administrasi KKG PKK KB Kesehatan, Administrasi Pos Yandu, dan Administrasi PHBS.

Keluarga Sejahtera

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Pusat, Erni Guntarti Tjahjo Kumolo, yang dibacakan Ketua Tim Penggerak PKK Persatuan Kota Yogyakarta, Tri Kirana Muslidatun, mengatakan, seluruh upaya gerakan PKK harus diarahkan pada terwujudnya kehidupan keluarga yang lebih maju, mandiri, bahagia sehat dan sejahtera.

“Hal ini hendaknya tecermin dalam suasana kehidupan keluarga yang saling asih asah asuh sebagai norma dasar terwujudnya keharmonisan keluarga yang didukung kehidupan sosial ekonomi memadai,” tuturnya.

Kegiatan PKK tidak sekadar menciptakan kemeriahan sesaat, tetapi rasa syukur atas kiprah gerakan PKK hingga saat ini. Menurutnya, Gerakan PKK selama ini adalah mitra kerja pemerintah melaksanakan pembangunan.

“Marilah kita mengevaluasi kinerja PKK selama satu tahun ini. Gerakan PKK sebagai wadah aktivitas sosial kemasyarakatan bagi keluarga memiliki sejarah perjalanan panjang. Berpedoman pada makna sejarah sebagai kesatuan di hari kemarin yang patut dipedomani hari ini,” ucapnya.

Ia menambahkan, seluruh upaya PKK merujuk pada terwujudnya kehidupan keluarga yang lebih maju. Tim Penggerak PKK harus memberi dukungan pada perwujudan kesejahteraan keluarga.

“PKK harus memberikan perhatian penuh pada Posyandu sebagai layanan terdepan di bidang kesehatan,” pungkasnya.