Bantul, Tujuan Studi Profesi Pejabat Diplomatik

JAJAKI POTENSI DAERAH - Sekretaris Dirjen untuk Amerika dan Eropa, Marina Estella Anwar Bey. (Foto: KJRI Hamburg)
JAJAKI POTENSI DAERAH – Sekretaris Dirjen untuk Amerika dan Eropa, Marina Estella Anwar Bey. (Foto: KJRI Hamburg)

Bantul, JOGJADAILY ** Kabupaten Bantul terpilih menjadi tujuan studi profesi pejabat diplomatik, karena mempunyai banyak potensi seni, budaya, wisata, serta kreativitas ekonomi. Ada 73 sentra kerajinan di Bantul.

Potensi produk ekspor Bantul di antaranya kerajinan batu, kerajinan mebel kayu, kerajinan kertas, pakaian jadi tekstil, sarung tangan sintesis, sarung tangan kombinasi, dan pabrik spritus.

Sementara itu, potensi investasi Bantul di antaranya, Pantai Selatan, Bantul Kota Mandiri, Pasar Seni Gabusan, Kawasan Strategis Gabusan Manding Tembi, Kawasan Peruntukan Industri Piyungan, Sedayu, serta Jalur Ringroad Jaringan Arteri Primer yang berbatasan langsung dengan Kota Yogyakarta.

Realisasi ekspor Bantul ke beberapa tujuan negara ekspor pada 2014 sebesar US$254.510.020 dengan lima negara terbesar, yaitu Jerman dengan komoditas garmen, Korea Selatan dengan komoditas furniture, Amerika Serikat dengan komoditas batu alam, Jepang dengan kerajinan kulit, serta Belanda dengan komoditas kerajinan patung cor.

Sebanyak 70 pejabat Diplomat dan Konsuler Kementerian Luar Negeri RI berkunjung ke Bantul untuk menggali potensi lokal yang akan dijadikan bahan promosi ke negara lain. Kunjungan tersebut disambut langsung Bupati Bantul, Sri Suryawidati, di Operation Room gedung induk Parasamya, Rabu (6/5/2015).

Dilangsungkan pula Pemantapan Substansi Bagi Pejabat Diplomatik dan Konsuler yang akan ditempatkan pada perwakilan Republik Indonesia di luar negeri.

“Sebuah kehormatan bagi kami menjadi tuan rumah Pemantapan Substansi Bagi Pejabat Diplomatik dan Konsuler yang akan ditempatkan di perwakilan RI di luar negeri. Semoga kabupaten Bantul dapat memberikan nilai yang bermanfaat, serta bisa mempromosikan potensi daerah Bantul ke kancah internasional,” ujar Bupati, dirilis Pemkab Bantul.

Rombongan pejabat diplomatik dipimpin Sekretaris Dirjen untuk Amerika dan Eropa, Marina Estella Anwar Bey, yang didampingi pejabat Kedubes RI. Nur S. Raharjo.

“Setiap tahun, Kemenlu mengadakan kunjungan daerah. Tujuannya adalah agar pejabat diplomatik yang akan bertugas ke negara lain mengetahui hasil produk asli daerah dan selanjutnya dikenalkan bahwa kita punya banyak potensi daerah yang bernilai,” terang Marina.