Boyong Songsong Kapanewon, Kearifan Lokal Warga Cangkringan Tujuan Wisata Jogja

BOYONGAN - Pentas Wayang Kulit semalam suntuk dalam Boyong Songsong Kapanewon Cangkringan Sleman 2014. (Foto: Polres Sleman)
BOYONGAN – Pentas Wayang Kulit semalam suntuk dalam Boyong Songsong Kapanewon Cangkringan Sleman 2014. (Foto: Polres Sleman)

Cangkringan, JOGJADAILY ** Boyong Songsong Kapanewon Kecamatan Cangkringan Kabupaten Sleman berlangsung, Senin (27/4/2015). Acara tahun kedua tersebut dimeriahkan beberapa bergodo dari lima desa di Kecamatan Cangkringan, yaitu Bergodo Desa Argomulyo, Desa Wukirsari, Glagaharjo, Kepuharjo, dan Umbulharjo.

Urut-urutan bergodo adalah Bendera 17, Pataka dan Ponco Warno, bergodo lima desa, karyawan Kecamatan Cangkringan, instansi, dan istri perangkat desa. Semua perangkat desa turut menyemarakkan Boyong Songsong. Tidak ketinggalan, semua anggota BPD dari lima desa, Tagana, serta komunitas.

“Acara Boyong Songsong merupakan upaya dan sarana nguri-uri budaya Jawa, juga sebagai upaya menarik wisatawan bila dikemas dengan baik, hingga perkembangan pariwisata di Cangkringan lebih maju lagi,” ujar Bupati Sleman, Sri Purnomo, saat bertindak sebagai inspektur upacara.

Menurutnya, Kecamatan Cangkringan telah melakukan pelayanan dengan baik dan diharapkan mampu lebih meningkat lagi. Dengan lokasi kecamatan yang terpadu dengan perkantoran lain akan memudahkan pelayanan terhadap masyarakat.

Dirilis Pemkab Sleman, hingga puncak acara tersebut sangat meriah, karena dihibur oleh pentas Jathilan di lapangan depan Kecamatan Cangkringan.

Sebelum rangkaian Boyong Songsong dilakukan ziarah di makam mantan Camat Cangkringan, Bambang Nurwiyono, pada Jumat (24/4/2015), sedangkan Sabtu malam (25/4/2015) dilakukan Yasinan di Pendopo kecamatan Cangkringan. Pada Selasa (28/4/2015) dilakukan pentas wayang kulit semalam suntuk dengan dalang Ki Catur Kuncoro Benyek menampilkan lakon Wahyu Poncowarno.

Kartu Keluarga Miskin

Pada kesempatan tersebut dilakukan penyerahan KKM (Kartu Keluarga Miskin) kepada 10 KK yang telah mentas dari kemiskinan. Penyerahan dengan kesadaran sendiri disampaikan kepada Bupati Sleman.

Kesepuluh KK yang menyerahkan KKM adalah Slamet (Cancangan Wukirsari), Andy Muzami (Duwet Wukirsari), Suyatno (Srodokan Wukirsari), Joko Pranolo (Tanjung), Suryanto (Ngentak), Joko Kurniawan (Gungan), Samijana (Dawung), Jaka Susila (Gungan), Suwardi (Rejosari), dan Hari (TPK Rejosari).

Selain itu, dilakukan penyerahan bingkisan hasil Tim Penanggulangan Kemiskinan (TPK) dari Kecamatan Cangkringan.