Disperindagkoptan Yogyakarta Gelar Sosialisasi NPWP Bagi Pelaku Usaha Mikro

NPWP - Sosialisasi pembuatan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) di Griya UMKM, Selasa (19/5/2015), melibatkan narasumber dari KPP Pratama Yogyakarta. (Foto: Raras Ayu Puspitasari)
NPWP – Sosialisasi pembuatan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) di Griya UMKM, Selasa (19/5/2015), melibatkan narasumber dari KPP Pratama Yogyakarta. (Foto: Raras Ayu Puspitasari)

Kota Yogyakarta, JOGJADAILY ** Memfasilitasi pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Bidang Pengembangan Sumberdaya UMKM Dinas Perindagkoptan Yogyakarta mengundang 27 pelaku usaha mikro yang bergerak dalam usaha pengadaan makanan untuk turut serta mengikuti sosialisasi peraturan perundang-undangan.

Sosialisasi mengenai pembuatan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) digelar pada Selasa (19/5/2015) bertempat di Griya UMKM, Jalan Tamansiswa No. 39 Yogyakarta, melibatkan narasumber dari Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Yogyakarta.

“Sosialisasi ini dimaksudkan agar pelaku usaha yang kesehariannya mendapat income dari kegiatan wirausaha turut serta menaati peraturan pemerintah dengan cara membayarkan dan melaporkan pajak dari hasil pendapatan sehari-hari,” ujar Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya UMKM Disperindakoptan Kota Yogyakarta, Tri Karyadi Riyanto, kepada Jogja Daily, di Griya UMKM.

Menurutnya, dalam sosialisasi ini diinformasikan hal-hal apa saja yang perlu dilakukan terkait pembayaran dan pelaporan pajak. Selain itu, lebih ditekankan mengenai kepemilikan NPWP bagi pelaku usaha.

“Melalui kegiatan ini pula disosialisasikan mengenai cara-cara untuk membuat NPWP bagi pelaku usaha yang belum memiliki NPWP. Diberikan kesempatan bagi pelaku usaha untuk melakukan tanya jawab mengenai pembayaran pajak dan pelaporan pajak,” terang Tri.

Tri menambahkan, dalam sosialisasi NPWP, Bidang UMKM memfasilitasi pengumpulan form pengajuan pembuatan NPWP. Form yang telah diisi oleh pelaku usaha dikumpulkan secara kolektif di Griya UMKM, kemudian diserahkan kepada KPP Pratama Kota Yogyakarta untuk selanjutnya diproses.

“Dengan diadakannya sosialisasi ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran para pelaku usaha dalam hal ini usaha mikro masyarakat untuk turut serta taat membayar pajak, di samping membantu meningkatkan kegiatan usahanya dalam rangka menggerakkan perekonomian mikro daerah,” ucapnya.

UMKM, Sektor Penting

UMKM memang menjadi salah satu andalan perekonomian Kota Yogyakarta. Ada lebih dari 22 ribu jumlah UMKM di Kota Yogyakarta. Sekira 70 persen dari jumlah tersebut bergerak di bidang kuliner. Kurang lebih 300-an UMKM memproduksi kerajinan.

“Saat ini, masalah UMKM Yogyakarta bukan lagi berkutat pada permodalan. Karena kalau terus dituruti, permodalan tidak akan pernah cukup. Pemkot Yogyakarta concern pada promosi dan marketing produk-produk UMKM,” jelas Tri.

Ia mengungkapkan, masalah yang tidak kalah penting untuk segera diselesaikan adalah standar produk, rekrutmen tenaga kerja berkualitas, dan pengemasan produk (packaging).

3 thoughts on “Disperindagkoptan Yogyakarta Gelar Sosialisasi NPWP Bagi Pelaku Usaha Mikro

Comments are closed.