Kabulog DIY: Stok Beras untuk 4,5 Bulan ke Depan Aman

STOK BERAS - Ilustrasi gudang beras. Bulog DIY menegaskan, stok beras masih cukup untuk 4,5 bulan ke depan. (Foto: Bulog)
STOK BERAS – Ilustrasi gudang beras. Bulog DIY menegaskan, stok beras masih cukup untuk 4,5 bulan ke depan. (Foto: Bulog)

Sleman, JOGJADAILY ** Persediaan beras Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk 4,5 bulan ke depan dinyatakan aman oleh Bulog. Kabar baik tersebut dapat menjadi informasi penting membendung pemberitaan tentang beras plastik yang masif belakangan ini.

“Stok beras untuk 4,5 bulan ke depan, khusus DIY aman, yaitu mencapai lebih dari 18.000 Ton. Untuk beras yang dibagikan sudah memenuhi standar pangan yang ditetapkan oleh Bulog,” ujar Kepala Bulog Divisi Regional DIY, Langgeng Adi Wisnu, saat penyaluran Beras Raskin dan uji Tanak Beras di Desa Tridadi Kecamatan Sleman, Rabu (27/5/2015), seperti dirilis Pemkab Sleman.

Di samping itu, sambung Langgeng, telah dilakukan verifikasi sangat ketat bagi penyedia maupun penyalur beras ke Bulog, serta penjagaan khusus untuk penyimpanan beras di Gudang Bulog.

“Hal tersebut untuk menjaga agar beras tetap aman dan layak untuk dikonsumsi. Sedangkan untuk DIY, Bulog harus menyalurkan beras raskin sebanyak 4.325 ton per bulan,” tuturnya.

Desa Tridadi telah menerima beras Raskin dari Bulog DIY untuk bulan Mei tahun 2015 sebanyak 10,170 ton kemudian dibagikan kepada 678 RTS (Rumah Tangga Sasaran/Rentan Miskin khusus Desa Tridadi).

Untuk wilayah Kecamatan Sleman terdapat keluarga RTS sejumlah 5.046 kk dan harus disalurkan tiap bulan sebanyak 75,690 ton beras. Dalam pengambilan beras Raskin setiap RTS/KK mendapatkan 15 kg untuk setiap bulan dengan membayar atau mengganti Rp1.600 per kg.

Beras Plastik

Terkait berita tentang ditemukannya beras plastik di pasar di wilayah Sleman, sesuai operasi pasar yang dilakukan Kepala Dinas Pertanian Perikanan dan Kehutanan Kabupaten Sleman Widi Sutikno, Dinas Perindakop Kabupaten Sleman, serta Kapolres Sleman AKBP Farid Zulkarnaen, tidak ditemukan Beras Plastik.

Pada saat operasi, dijumpai beras Raskin yang dijual di Pasar. Widi mengimbau pada masyarakat di Kabupaten Sleman untuk tenang dan tidak resah, karena memang tidak dijumpai beras plastik di pasaran.

Acara penyaluran beras Raskin yang sepaket dengan uji tanak beras antara pejabat pemerintahan dan masyarakat memang sengaja dilakukan untuk menepis isu yang marak beredar di masyarakat mengenai beras plastik.