Kembangkan UMKM, Disperindagkop Kabupaten Kaimana Kunjungi Kota Yogyakarta

BERTUKAR CINDERAMATA - Kepala Bidang Pengembangan Sumberdaya UMKM Disperindagkoptan Kota Yogyakarta, Tri Karyadi Riyanto, dan Sekretaris Diperindagkop Kabupaten Kaimana, Hamid Sirfefa, bertukar cinderamata di Griya UMKM, Selasa (19/5/2015). (Foto: Kiki Sumantri)
BERTUKAR CINDERAMATA – Kepala Bidang Pengembangan Sumberdaya UMKM Disperindagkoptan Kota Yogyakarta, Tri Karyadi Riyanto, dan Sekretaris Diperindagkop Kabupaten Kaimana, Hamid Sirfefa, bertukar cinderamata di Griya UMKM, Selasa (19/5/2015). (Foto: Kiki Sumantri)

Griya UMKM, JOGJADAILY ** Untuk mengembangkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), Dinas Perindustrian, Perdagangan, Penanaman Modal ,dan UMKM Kabupaten Kaimana (Disperindagkop) Kabupaten Kaimana berkunjung ke Yogyakarta, Selasa (19/5/2015).

Rombongan bertemu dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Yogyakarta, difasilitasi Disperindagkoptan Kota Yogyakarta, di Griya UMKM.

“Maksud dan tujuan kunjungan kami adalah belajar tentang program pengembangan UMKM di Kota Yogyakarta, sehingga dapat diterapkan di Kabupaten kaimana,” ujar Sekretaris Diperindagkop Kabupaten Kaimana, Hamid Sirfefa, kepada Jogja Daily.

Hamid menjelaskan, beberapa permasalahan pengembangan UMKM di Kabupaten Kaimana adalah promosi pemasaran seperti pameran, klasifikasi member (anggota Dekranas), serta komunikasi-Sosialisasi.

Selain mengungkapkan permasalahan, Disperindagkop Kabupaten Kaimana menanyakan informasi perihal pembentukan organisasi Dekranasda.

“Kami menanyakan langkah pertama pembentukan Dekranasda, sharing dengan pelaku usaha, dan manfaat yang didapat dengan ikut dalam organisasi tersebut,” tutur Hamid.

Pada kesempatan itu, Disperindagkoptan dan Dekranasda Kota Yogyakarta menjelaskan penerapan kebijakan mendasar, yaitu dengan peningkatan sarana dan prasarana pendukung kegiatan UMKM, sehingga dapat secara bertahap menyelesaikan permasalahan

Hal tersebut harus diimbangi dengan beberapa strategi pengembangan di antaranya berbasis pengembangan ekonomi wilayah, berbasis komoditas unggulan, berbasis pengembangan ekonomi kreatif, serta berbasis pengembangan sarana prasarana pelayanan.

Fokus Kerajinan

Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Sumberdaya UMKM Disperindagkoptan Kota Yogyakarta, Tri Karyadi Riyanto, mengatakan, Pemkot Yogyakarta melalui Dekranasda concern pada pendampingan kerajinan.

Tri menerangkan, untuk saat ini, Pemkot Yogyakarta fokus pada pendampingan UMKM dengan produk kerajinan (craft). Dalam berbagai kesempatan, produk-produk tersebut diikutsertakan pada pameran nasional.

“Ada lebih dari 22 ribu jumlah UMKM di Kota Yogyakarta. Sekira 70 persen dari jumlah tersebut bergerak di bidang kuliner. Kurang lebih 300-an UMKM memproduksi kerajinan. Dari data tersebut, tampak bahwa dinamika UMKM di Kota Yogyakarta sangatlah tinggi,” ungkap Tri.