Paperless Office dan Anjungan Layanan Informasi Mandiri Lengkapi Sisminkada DIY

PAPERLESS - Kepala Biro Umum Humas dan Protokol DIY, Sigit Haryanta, saat Launching Fitur Paperless Office dan Anjungan Layanan Informasi Mandiri di Ruang Pelayanan Sisminkada DIY, Kamis (21/5/2015). (Foto: Humas DIY)
PAPERLESS – Kepala Biro Umum Humas dan Protokol DIY, Sigit Haryanta, saat Launching Fitur Paperless Office dan Anjungan Layanan Informasi Mandiri di Ruang Pelayanan Sisminkada DIY, Kamis (21/5/2015). (Foto: Humas DIY)

Kepatihan, JOGJADAILY ** Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta melalui Biro Umum Humas dan Protokol meluncurkan fitur Paperless Office dan Anjungan Layanan Informasi Mandiri untuk menyempurnakan administrasi perkantoran secara online yang telah digunakan sejak 2005.

Pengembangan fitur baru tersebut untuk meningkatkan kualitas pelayanan langsung kepada masyarakat dalam hal pengurusan surat dan pelayanan informasi berbagai macam terkait Pemda DIY serta peningkatan manajemen internal.

Peluncuran digelar di Ruang Pelayanan Sisminkada DIY bertepatan dengan sepuluh tahun implementasi Administrasi Perkantoran Daerah DIY (e-office Sisminkada).

“Saat ini, reformasi birokrasi sebagai upaya untuk mencapai good governance adalah suatu keniscayaan. Publik harus mendapatkan kepuasan layanan dan kemudahan akses informasi dari sarana modern ini,” ujar Sekretaris Daerah DIY, Ichsanuri, disampaikan Kepala Biro Umum Humas dan Protokol, Sigit Haryanta, seperti dirilis Pemda DIY, Kamis (21/5/2015).

Ia menjelaskan, merujuk Permenpan dan RB RI Nomor 11/2011 tentang indikator keberhasilan reformasi birokrasi, pengembangan e-government menjadi salah satu keberhasilan reformasi birokrasi.

Dari uji coba langsung oleh beberapa orang pengunjung, penelusuran surat dengan barcode sangat cepat, yakni kurang dari satu detik. Sementara kesan ketersediaan ragam informasi yang disediakan Pemda DIY untuk publik, pengunjung merasa sangat terbantu melalui komputer Anjungan Informasi Mandiri yang disediakan.

Sigit mengatakan, fasilitas ini nanti bisa diakses langsung warga melalui smartphone.

“Kalau Bapak Gubernur hingga jajaran PNS Pemda DIY semua sudah biasa akses langsung dengan sarana smartphone, tetapi untuk masyarakat sedang didalami mekanismenya,” ucap Sigit sambil mendisposisi surat melalui telepon selulernya.

Sisminkada

Sejak 2005, Pemda DIY menerapkan Program e-office atau Sistem Administrasi Perkantoran Daerah (Sisminkada) yang memuat fitur surat masuk, surat keluar, meeting room, penghargaan, dan tata naskah.

Paradigma ketatanegaraan yang mengalami perubahan dan kemajuan, menuntut Pemda DIY untuk bisa mengikuti tatanan perubahan dari sistem pemerintahan yang berlaku. Salah satunya, pengembangan teknologi informasi di bidang sistem pelayanan dan sistem informasi.

Sisminkada dimaksudkan untuk lebih mengefisiensikan budaya kerja yang lebih cepat, mudah, dan akurat di lingkungan pemerintahan.

Melalui program e-office, tidak perlu lagi bersusah payah memantau agenda kerja di tiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang biasanya tercatat di whiteboard. Staf tinggal mengumpulkan informasi mengenai agenda tiap SKPD, lalu menyimpannya dalam server. Semua pegawai dapat melihat seluruh agenda SKPD melalui monitor layar datar yang terpasang di sejumlah kantor kepala instansi. Materi yang terpampang di monitor bisa diintegrasikan dengan smartphone, sehingga bisa dipantau langsung, di mana pun, kapan pun.