Sistem Informasi Desa Segera Diterapkan 75 Desa se-Kabupaten Bantul

EFEKTIF - Kepala KPDT Bantul, Sri Budoyo, memantau penerapan Sistem Informasi Desa (SID). (Foto: KPDT Bantul)
EFEKTIF – Kepala KPDT Bantul, Sri Budoyo, memantau penerapan Sistem Informasi Desa (SID). (Foto: KPDT Bantul)

Bantul, JOGJADAILY ** Pemerintah Kabupaten Bantul berharap, seluruh desa telah mengimplementasi kan Sistem Informasi Desa (SID) mulai tahun ini. Pada 2014, telah ada 12 desa yang menerapkan SID. Kini, Kantor Pengolahan Data Telematika (KPDT) mendorong implementasi SID oleh 75 desa se-Kabupaten Bantul.

“Hari ini, KPDT memulai fasilitasi pelatihan SID bagi 50 desa dan diharapkan bisa segera dijalankan,” ujar Kepala KPDT Bantul, Sri Budoyo, Senin (11/5/2015).

Ia menjelaskan, pelatihan dibagi dalam empat angkatan. Tiap desa mengirim dua aparatnya. KPDT menjadwalkan pelaksanaan pelatihan, 11-27 Mei 2015.

“Harapannya, desa lainnya bisa segera menyusul, sehingga bisa memberikan manfaat kepada masyarakat,” kata Sri, seperti dirilis KPDT Bantul.

Penerapan SID ia harapkan semakin memudahkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus menambah akurasi data guna dasar pengambilan keputusan di tingkat kabupaten, seperti data kemiskinan. Aplikasi pelayanan di dalam aplikasi SID menjadikan pelayanan persuratan di Desa lebih efisien.

SID dilengkapi fitur website. Desa dapat menampilkan kegiatan-kegiatan dalam bentuk berita maupun foto dan video. Semakin aktif desa menyampaikan kegiatannya, diharapkan masyarakat semakin aktif berpartisipasi dalam pembangunan desa.

“KPDT telah memfasilitasi jaringan internet bagi seluruh desa, dan untuk menunjang SID, KPDT juga memfasilitasi hosting dan pendaftaran domain desa.id secara gratis,” tuturnya.

Membantu Pelayanan

Sebelumnya, KPDT Bantul telah mengujicobakan aplikasi SID yang dikembangkan Combine Resource Institution (CRI) ke beberapa desa. SID berbasis web merupakan aplikasi terpadu, memiliki fitur manajemen kependudukan, pelayanan surat administrasi dan informasi desa yang ditampilkan dalam laman website.

“SID sangat membantu dalam pelayanan bagi masyarakat sejak diterapkan pada pertengahan bulan September 2014,” Kepala Desa Trimurti, Agus Purwaka, saat Kepala KPDT Bantul memantau penerapan SID, Rabu (1/10/2014).

Pelayanan persuratan bagi masyarakat dirasakan lebih cepat. Database warga dan format berbagai surat telah tersedia, sehingga tidak perlu mengetik ulang setiap ada permohonan. Namun demikian, beberapa format surat masih perlu pembenahan dan penyesuaian dengan standar administrasi yang berlaku.

KPDT Bantul menyarankan agar setiap terjadi kedala maupun koreksi fitur aplikasi langsung menghubungi tim teknis KPDT sehingga segera ditindaklanjuti. Begitu pula bila terjadi gangguan pada jaringan, SID terpasang di server KPDT maka peran jaringan menjadi sangat penting.

Sementara di Desa Caturharjo, staf desa setempat mengungkapkan SID sangat membantu dalam pelayanan persuratan bagi masyarakat, didukung akses jaringan yang lancar. Meski demikian diperlukan penyesuaian narasi surat administrasi yang belum sesuai.

KPDT Bantul terus mendorong desa-desa lainnya agar mengimplementasikan SID untuk meningkatkan pelayanan bagi masyarakat, serta akan mengembangkan aplikasi bersama CRI untuk penambahan fitur administrasi desa lainnya yang diperlukan.