Sore Ini, UGM Residence Fair 2015 Gelar Cultural Festival 2015

Cultural Festival - Acara tahunan UGM Residence yang menghadirkan peragaan budaya dari seluruh daerah di Indonesia dan beberapa kebudayaan mancanegara
Cultural Festival – Acara tahunan UGM Residence yang menghadirkan peragaan budaya dari seluruh daerah di Indonesia dan beberapa kebudayaan mancanegara.

Sleman, JOGJADAILY ** Sore ini, Asrama Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) yang saat ini dikenal sebagai UGM Residence akan menyelenggarakan agenda tahunan bertajuk ‘UGM Residence Fair 2015’.

Salah satu kegiatan yang akan diselenggarakan adalah Cultural Festival 2015. Pusat Kebudayaan Koesnadi Hardjosoemantri Universitas Gadjah Mada (PKKH UGM) akan menjadi tempat pelaksanaan acara Cultural Festival yang berlangsung Minggu (17/5/2015) mulai pukul 16.00.

Kegiatan melibatkan asrama-asrama daerah di Daerah Istimewa Yogyakarta, Organisasi Mahasiswa Daerah (Ormada) UGM, mahasiswa UGM Residence, dan turut mengundang Gubernur DIY, Sri Sultan HB X.

Acara juga mengundang Third Place Putri Indonesia 2015, Estelita Liana, dan budayawan Jemek Supardi.

Cultural Festival diselenggarakan sebagai bentuk upaya kepedulian dan pengabdian Universitas Gadjah Mada Residence untuk megenalkan kebudayaan daerah kepada masyarakat di Indonesia maupun di luar negeri, mengingat besarnya sambutan dan antusiasme terhadap acara yang telah diselenggarakan tahun lalu.

Penyelenggaraan kembali tahun ini hadir dengan variasi baru yang lebih dapat merangkul berbagai elemen budaya.

Rangkaian Acara

Cultural Festival 2015 dilaksanakan dengan berbagai rangkaian acara, yakni festival film, pameran stand, medley budaya, dan penampilan kebudayaan.

Festival film ditujukan bagi organisasi-organisasi mahasiswa daerah di UGM. Rangkaian ini disusun dalam bentuk festival film pendek berdurasi minimal 5 menit dan maksimal 10 menit. Konten dan konsep film pendek disesuaikan dengan masing-masing kebudayaan, tapi tidak dengan nilai-nilai diskriminatif kebudayaan lain.

Selanjutnya, pameran stand merupakan rangkaian yang berjalan bersamaan dengan rangkaian acara lain. Organisasi mahasiswa daerah dapat men-display tempat atau pun stand yang telah disediakan panitia dengan berbagai ciri khas yang menunjukkan atau mewakili masing-masing kebudayaan tersebut.

Display dapat berupa pakaian adat, alat musik daerah, makanan khas daerah, poster, atau deskripsi daerah, dan lain-lain.

Sementara penampilan budaya dikhususkan bagi masing-masing daerah yang mewakili pulau-pulau besar di Indonesia yang sudah tergabung dalam Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Daerah Yogyakarta.

Pada acara puncak, ditampilkan medlei berbagai kebudayaan. Masing-masing kebudayaan diberikan durasi selama satu menit. Medlei kebudayaan merupakan closing dari seluruh rangkaian acara yang ada.