Soto Bathok’e Mbah Doel, Gurih Sebathok Soto Ayam Kampung Ala Bantul

BATHOK - Soto Bathok'e Mbah Doel Bantul yang menyajikan soto ayam kampung dengan wadah tempurung kelapa (bathok). (Foto: Arif Giyanto)
BATHOK – Soto Bathok’e Mbah Doel Bantul yang menyajikan soto ayam kampung dengan wadah tempurung kelapa (bathok). (Foto: Arif Giyanto)

Ringinharjo, JOGJADAILY ** Hari libur tiba. Saatnya memanjakan diri, berburu kuliner Jogja. Beranjak ke luar Kota Jogja, Anda dapat memulainya dengan menjajal kuliner Bantul. Sebelum bersua menu yang diburu, Anda dapat menikmati hidangan pembuka, berupa pemandangan alam nan sejuk menghijau. Dibanding Kota Jogja yang mulai padat, suasana Bantul relatif lebih lengang dan nyaman.

Bagi pencinta soto, pagi menjadi waktu yang tepat untuk menyeruput kaldu daging panas yang sedap itu. Bila Anda warga Bantul, atau berniat untuk bepergian ke Bantul, cobalah berkunjung ke Soto Bathok’e Mbah Doel di Jalan Kolonel Soegiyono, Jetak, Ringinharjo, Bantul.

Dari namanya, Anda dapat menebak, soto disajikan dalam bathok, sejenis mangkok dari tempurung kelapa. Unik, karena biasanya, soto disuguhkan dalam mangkok. Bathok memberi sensasi berbeda, pun dengan rasa yang khas. Terkadang, kemasan memang dapat memberi arti khusus.

Soto Bathok’e Mbah Doel buka tiap pagi mulai pukul 07.00 dengan menu soto ayam kampung. Selain gurih, soto juga dilengkapi kobis, tauge, daun bawang, seledri, tomat. Suap demi suap soto yang bermacam-macam rasa, bukan?

“Selain kualitas rasa, saya sengaja memilih bathok sebagai kemasan soto. Bathok mewakili banyak hal, mulai pemanfaatan bahan alami, yakni kelapa, hingga kelapa sendiri yang memang banyak manfaatnya,” ujar NH Dullah, sang pemilik, kepada Jogja Daily, Minggu (3/5/2015).

Doel, begitu ia akrab disapa, menjelaskan, meski baru dibuka, soto miliknya itu laris manis. Sebuah respons positif dari masyarakat sekitar dan para pelancong yang berkunjung ke Jogja, termasuk Bantul.

“Meski tempatnya tidak di pusat kota, soto ini sangat mudah diakses. Apabila pengunjung datang dari Kota Jogja, masuk ke Jalan Bantul, setelah melewati gapura besar masuk Kota Bantul, kemudian berjumpa lampu merah pertama, belok saja ke kanan. Tidak sampai satu kilometer, Soto Bathok’e Mbah Doel tampak di kiri jalan,” terang pebisnis kuliner senior tersebut.

Seporsi Soto Bathok'e Mbah Doel. (Foto: Arif Giyanto)
Seporsi Soto Bathok’e Mbah Doel. (Foto: Arif Giyanto)

Varian menu kuliner Bantul memang mulai ramai. Apalagi kini banyak wisata pantai Bantul yang banyak peminat.

“Jogja semakin ramai. Apabila dulu, wisatawan hanya tahu Malioboro dan Parangtritis, kini pantai-pantai di sekitaran Bantul juga menarik untuk dikunjungi. Nah, peluang ini saya tangkap untuk membuka warung soto ayam kampung dalam bathok,” terang Doel.

Dapat Dipesan

Sebathok soto ayam kampung Mbah Doel hanya seharga Rp4.500. Murah, bukan? Bagi penikmat soto yang terburu-buru, atau tidak terbiasa menikmati soto di warung, Anda dapat memesannya dengan dibungkus.

Atau Anda yang tengah berhajat dan belum menentukan menunya, Anda dapat memesan Soto Bathok’e Mbah Doel dengan tawaran harga menarik.