The 2nd ICRIEMS UNY, Mantapkan Profesionalitas Pendidik Matematika dan Sains

KUALITAS PENDIDIK - The 2nd International Conference on Research, Implementation, and Education of Mathematics and Sciences (The 2nd ICRIEMS), Senin-Selasa (18-19/5/2015), di UNY. (Foto: Humas UNY)
KUALITAS PENDIDIK – The 2nd International Conference on Research, Implementation, and Education of Mathematics and Sciences (The 2nd ICRIEMS), Senin-Selasa (18-19/5/2015), di UNY. (Foto: Humas UNY)

Sleman, JOGJADAILY ** Ilmu alam dan matematika merupakan pengetahuan penting bagi peserta didik, karena dapat membantu peserta didik menyelesaikan berbagai permasalahan dalam kehidupan sehari-hari.

Demikian disampaikan Rektor Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Prof Rochmat Wahab, dalam The 2nd International Conference on Research, Implementation, and Education of Mathematics and Sciences (The 2nd ICRIEMS), Senin-Selasa (18-19/5/2015), yang diselenggarakan FMIPA UNY.

Dirilis Humas UNY, event yang banyak mendatangkan pembicara dari universitas luar negeri terebut merupakan salah satu upaya memantapkan keprofesionalan pendidik dan tenaga kependidikan.

“Berbagai usaha untuk meningkatkan kualitas pembelajaran metematika dan ilmu alam hendaknya terus didukung untuk menghasilkan inovasi-inovasi baru, penelitian, dan praktik berkualitas tinggi,” tutur Rektor UNY.

Ia menyampaikan, seminar tersebut memotivasi semua pihak untuk tidak hanya membahas berbagai penemuan baru dalam praktik atau teori instruksional, tetapi juga temuan-temuan baru dalam ilmu-ilmu dasar dan matematika yang dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Keynote speakers dari bidang Pendidikan Matematika, Prof Slava Kalyuga (School of Education, University of New South Wales, Sydney, Australia). Dari bidang Pendidikan Fisika, Susanne W. Brahmia (Rutgers University, New Jersey, USA). Dari bidang Pendidikan Kimia, Prof David Treagust (School of Science, Curtin University, Perth, Australia).

Dari bidang Pendidikan Biologi dan IPA, Sopia Md Yassin (Department of Science Education, Universiti Pendidikan Sultan Idris, Malaysia). Dari bidang Kimia, Prof. AK. Prodjosantoso (Department of Chemistry Education, Yogyakarta State University, Indonesia). Dari bidang Biologi, Norjan Yusof (Department of Science Education, Universiti Pendidikan Sultan Idris, Malaysia).

Efektivitas Prosedur Pembelajaran

Prof. Slava Kalyuga memaparkan, teori beban kognitif telah berhasil digunakan pengetahuan tentang karakteristik mendasar arsitektur kognitif manusia untuk meningkatkan efektivitas prosedur pembelajaran di berbagai domain, khususnya di bidang teknis dan matematika.

“Pemahaman konseptual berkaitan erat dengan perolehan struktur pengetahuan yang terorganisasi dengan baik dalam memori jangka panjang yang merupakan tujuan utama dari teori beban kognitif,” ucapnya.

Di sisi lain, tambahnya, meski terkadang murni dari aturan yang sering dinilai tidak efektif, menghapal memiliki tempat penting dalam instruksi dari perspektif beban kognitif.

“Teknik ini bisa sangat penting bagi siswa yang mengalami kesulitan matematika, karena ketidakmampuan belajar atau rendahnya tingkat pengetahuan sebelumnya,” pungkas Kalyuga.