Dorong UMKM Eksis, Dekranasda Kota Yogyakarta Kini Rambah Marketing Online

RAMBAH ONLINE - Ketua Dekranasda Kota Yogyakarta, Tri Kirana Muslidatun, saat pembukaan Pameran Karya Istimewa Lomba Desain Motif Batik Khas Kota Yogyakarta 2015, Jumat (5/6/2015), di Griya UMKM, Jalan Taman Siswa 39. (Foto: Arif Giyanto)
RAMBAH ONLINE – Ketua Dekranasda Kota Yogyakarta, Tri Kirana Muslidatun, saat pembukaan Pameran Karya Istimewa Lomba Desain Motif Batik Khas Kota Yogyakarta 2015, Jumat (5/6/2015), di Griya UMKM, Jalan Taman Siswa 39. (Foto: Arif Giyanto)

Mergangsan, JOGJADAILY ** Untuk mendorong Usaha Mikro Kecil dan Menengah Kota Yogyakarta terus eksis, Dekranasda Kota Yogyakarta kini merambah marketing online. Cara ini dianggap efektif menjawab zaman dan menghubungkan pelaku usaha dengan pembeli.

“Dekranasda Kota Yogyakarta sekarang memfasilitasi penjualan online. Griya UMKM tidak hanya menjadi tempat pamer produk dan pelatihan, tetapi juga merupakan wadah penting mempromosikan produk-produk UMKM secara online,” ujar Ketua Dekranasda Kota Yogyakarta, Tri Kirana Muslidatun, saat Pameran Karya Istimewa Lomba Desain Motif Batik Khas Kota Yogyakarta 2015, Jumat (5/6/2015), di Griya UMKM, Jalan Taman Siswa 39.

Pameran berlangsung dua hari, Jumat-Sabtu (5-6 Juni 2015), menampilkan 20 pemenang Lomba Desain Motif Batik Khas Kota Yogyakarta 2015 yang diseleksi dari ratusan peserta. Partisipan bahkan datang dari luar Pulau Jawa.

Ketua Dekranasda Kota Yogyakarta menyatakan komitmen untuk mengawal tumbuhnya UMKM Kota Yogyakarta. Karena potensi yang dimiliki tidaklah kecil. Dengan pendampingan intensif, sumbangsih UMKM terhadap perekonomian Kota Yogyakarta pada khususnya akan signifikan.

Bersamaan dengan pembukaan pameran, dilakukan pemberian hibah 10 unit komputer beserta meja kursi, 1 unit proyektor, dan 1 unit AC oleh PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) kepada Komunitas UMKM Kota Yogyakarta.

“Hibah ini merupakan bentuk apresiasi PT Telkom kepada Pemerintah Kota Yogyakarta sebagai pemenang Indonesia Digital Society Award 2014 beberapa waktu lalu. Telkom concern terhadap pengembangan UMKM. Diharapkan dapat digunakan untuk pengembangan UMKM di lingkungan Pemkot Yogyakarta,” tutur Account Manager PT Telkom, Annastasia Kurniawati Sukarno, kepada Jogja Daily.

Smart City

Konsep Smart City mengacu pada inovasi bidang teknologi informasi mengantarkan Pemerintah Kota Yogyakarta meraih Best of The Best IDSA dalam ajang Indonesia Digital Society Award (IDSA) 2015.

IDSA 2015 mengapresiasi pelayanan Pemerintah Daerah kepada masyarakat bidang pemanfaatan teknologi informasi. Penghargaan diserahkan Menteri Komunikasi dan Informasi, Rudiantara, kepada Walikota Yogyakarta, Haryadi Suyuti, pada pembukaan Jakarta Marketing Week di Jakarta, Rabu (6/5/2015).

HIBAH - Perwakilan pihak PT Telkom, Tasia Sukarno, saat pemberian hibah 10 unit komputer. Tasia mengungkapkan, pihaknya concern pada UMKM. (Foto: Arif Giyanto)
HIBAH – Account Manager PT Telkom, Annastasia Kurniawati Sukarno, saat pemberian hibah 10 unit komputer. Tasia mengungkapkan, pihaknya concern pada UMKM. (Foto: Arif Giyanto)

Selain Kota Yogyakarta, penghargaan The Best of The Best juga diraih Kota Surabaya. Sementara nominator IDSA 2015 yang lain adalah Kabupaten Banyumas, Kabupaten Agam, Kabupaten Sragen, Kabupaten Badung, Kabupaten Gresik, Kabupaten Sleman, Kabupaten Banyuwangi, Kota Bekasi, Kota Balikpapan, Kota Bogor, dan Kota Banda Aceh.

Penghargaan Best Of The Best IDSA 2015 diperoleh Kota Yogyakarta setelah memborong penghargaan pada empat kategori, yakni Juara I kategori E-Tourism, Juara I Kategori E-Education, peringkat kedua dalam kategori E-Health dan peringkat kedua dalam kategori E-Goverment, serta berturut-turut mendapatkan penghargaan selama penyelenggaraan IDSA 2013 dan 2014.

Pengembangan Teknologi informasi di Kota Yogyakarta yang menjadi unggulan dalam penilaian IDSA 2015 meliputi pengembangan Sistem Informasi Manajemen (SIM) Puskesmas sebagai bentuk pengembangan E-Health, Konsultasi Belajar Siswa Online (KBS Online) dan Digital Library sebagai bentuk penapan E-Education, pengembangan layanan Hi Jogja dan web pariwisata sebagai bentuk e-Tourism serta berbagai sistem informasi dalam E-Goverment.