Korem 072 Pamungkas: Mari Saling Jaga Wujudkan Kenyamanan Ibadah Ramadhan 1436 H

SALING JAGA - Kepala Penerangan Korem 072 Pamungkas, Mayor Inf Munasik, saat ditemui di kantornya. (Foto: Arif Giyanto)
SALING JAGA – Kepala Penerangan Korem 072 Pamungkas, Mayor Inf Munasik, saat ditemui di kantornya. (Foto: Arif Giyanto)

Gondomanan, JOGJADAILY ** Memasuki Bulan Suci Ramadhan 1436 H, berbagai kalangan berharap dan berdoa untuk kelancaran pelaksanaan ibadah kaum Muslim selama sebulan tersebut. Salah satunya disampaikan Kepala Penerangan Korem 072 Pamungkas, Mayor Inf Munasik.

“Korem 072 Pamungkas berharap, masyarakat dapat saling menjaga untuk mewujudkan kenyamanan ibadah Ramadhan 1436 H tahun ini. Dengan saling menjaga, pelaksanaan ibadah semoga dapat berjalan lancar, hingga sebulan penuh,” ujar Munasik, kepada Jogja Daily, Selasa (16/6/2015), di Markas Korem 072 Pamungkas di bilangan Ngupasan, Gondomanan.

Menurutnya, sebagai momentum penting sebagian besar warga Daerah Istimewa Yogyakarta, Ramadhan 1436 H dapat pula menjadi cerminan keistimewaan Yogyakarta. Bahwa Jogja merupakan tempat nyaman bagi pemeluk agama untuk menunaikan ibadahnya masing-masing.

“Jogja Istimewa tentu saja berpengaruh pada upaya saling jaga antar-anggota masyarakat. Keharmonisan membawa dampak positif bagi DIY, pun memberi pesan kuat kepada masyarakat luar Jogja tentang keistimewaan masyarakat istimewa,” terang Munasik.

Ia menjelaskan, setiap kali Ramadhan, Korem 072 Pamungkas juga mengagendakan serangkaian kegiatan untuk terus manunggal bersama rakyat.

“Kami biasanya turut dalam ibadah Ramadhan, dari satu tempat ke tempat lain. Dari satu masjid ke masjid lain. Kegiatan ini rutin dilakukan saat Ramadhan untuk bersama-sama masyarakat menjalankan ibadah,” tuturnya.

Pada prinsipnya, lanjut Munasik, Korem 072 Pamungkas selalu berupaya untuk menjaga kelancaran dan kenyamanan Ramadhan 1436 H, karena TNI dan rakyat adalah manunggal.

“Bukan hanya turut dalam ibadah, kami juga terus berupaya mengantisipasi datangnya persoalan, seperti memantau harga kebutuhan pokok. Hal tersebut sangat penting untuk mencegah ketidaknyamanan selama Bulan Ramadhan,” ungkapnya.

Sidang Itsbat

Sementara itu, Kementerian Agama RI telah menggelar Sidang Penentuan (Itsbat) Awal Ramadhan 1436 H, di Auditorium HM Rasjidi, Gedung Kemenag, Thamrin, Selasa (16/6/2015) malam. Sidang berlangsung sekitar 26 menit dan disebut sebagai sidang tercepat.

Dirilis Kemenag, waktu yang dibutuhkan untuk mengambil keputusan tentang penetapan awal Puasa Ramadhan 1436 H yang disepakati pada Kamis (18/6/2015) bahkan hanya 13 menit 38 detik.

Sidang Itsbat dihadiri utusan sejumlah lembaga, yakni DPR RI, MA, LAPAN, Planetarium, Ormas-ormas Islam, Boscha, Badan Informasi Geospasial, Pengadilan Agama, Polri, para rektor, Badan Hisab dan Rukyat, Staf Ahli Menag, para pejabat eselon I dan II Kementerian Agama.

Hadir juga para duta besar dari beberapa negara sabahat, yaitu Pakistan, Aljazair, Yaman, Sudan, UEA, Irak, Palestina, Inggris, Saudi Arabia, Jordania, Iran, Brunei, Malaysia, Tunisia, Turki, Maroko, Mesir, Qatar, Somalia, Bosnia, Banglades, dan Suriah.